Senin , 17 July 2017, 14:36 WIB

'Indonesia Sudah Khatam tentang Perbedaan'

Red: Qommarria Rostanti
Humas MPR RI
Ketua MPR Zulkifli Hasan
Ketua MPR Zulkifli Hasan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua MPR Zulkifli Hasan percaya bahwa keberagaman di Indonesia sudah final sejak 71 tahun lalu. Karena itu, dia percaya toleransi menemukan tempat terbaiknya di Indonesia.

"Kita sudah selesai soal perbedaan suku dan agama. Indonesia adalah tempat di mana keberagaman diterima sebagai kesepakatan bersama," ujarnya dalam keterangan tertulis yanag diterima Republika.co.id, Senin (17/7).

Saat menghadiri perayaan ulang tahun Yang Mulia Kongco Kwan Sing Tee Koen ke 1857 di Klenteng Kwan Sing Bio, di Tuban, Jawa Timur, Ahad (16/7), Zulkifli berharap momen perayaan tersebut digunakan untuk memperkuat persaudaraan sebagai bangsa. Zulkifli terkesan dengan toleransi yang ditunjukkan masyarakat Tuban.

"Klenteng ini berdiri di tengah masyarakat Tuban yang mayoritas Muslim. Ini bukti bahwa bangsa Indonesia sudah terbiasa hidup berdampingan dalam keberagaman," ujarnya.

Zulkifli mengingatkan 50 tahun dari sekarang, industri sudah merambah di berbagai sektor, mulai dari pertanian hingga perhotelan. Semua menggunakan mesin dan tidak lagi memakai tenaga manusia.

Menurut dia, itulah tantangan Indonesia di masa depan. Karena itu, kata Zulkifli, masyarakat harus memberikan bekal ilmu dan teknologi kepada para penerus bangsa agar bisa bersaing dengan bangsa-bangsa lain.

Dia menyebut, masih banyak tantangan yang harus dihadapi bangsa Indonesia ketimbang terus-menerus mempermasalahkan perbedaan. "Sekarang waktunya maju bersama, apapun latar belakangnya, mari bicara bagaimana Indonesia menghadapi globalisasi dan menguasai iptek," ujarnya.

Video

Soal Qatar, HNW: Indonesia Harus Berperan Aktif