Ahad , 16 Juli 2017, 22:52 WIB

Ketua MPR: Tantangan Kita Menyiapkan Manusia Unggul

Rep: Santi Sopia/ Red: Maman Sudiaman
Republika/Rakhmawaty La'lang
Ketua MPR RI Zulkifli Hasan
Ketua MPR RI Zulkifli Hasan

REPUBLIKA.CO.ID, TUBAN -- Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menegaskan persaingan di dunia semakin tinggi. Maka tantangan Indonesia ke depan, menurutnya adalah bagaimana menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, efisien dan punya produktivitas tinggi.

"Apa tantangan kita yang perlu kita pikirkan? Tantangan kita menyiapkan manusia Indonesia yang punya daya saing, ilmu produktivitas tinggi, baru bisa bersaing degan negara lain," kata Zulkifli di Tuban, Jawa Timur, Ahad (16/7) malam.

Zulkifli mencontohkan impor beras, daging sapi dan seterusnya. Menurutnya, hal itu karena kurangnya ilmu SDM Indonesia.

"Karena apa? Kita kalah ilmu. Sapi kita dilepas ke hutan, berat 200 kilogram. Kalau sapi Australia, Selandia Baru beratnya jadi 200 ton, karema makan nya pakai ilmu, direkayasa," kata Ketua MPR RI.

Zulkifli menambahkan tantangan itulah yang seharusnya menjadi prioritas. Wajah Indonesia puluhan tahun ke depan, kata dia, bergantung masyakarakat. 

Tahun 1945, penduduk Indonesia berjumlah 80 juta dan saat ini mencapai 260 juta. Maka 50 tahun ke depan, kata dia, bisa mencapai 500-600 juta. Sementara persaingan semakin tinggi.

Ia mengimbau tidak ada lagi mempermasalahkan yang beda. Sebagaimana termaktub dalam Pancasila sila kedua, yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab, Zulkifli mengatakan, maka harus saling menghormati sesama manusia, tidak saling menista. 

"Kalau kita sungguh-sungguh membangun, saya yakin Indonesia jadi negara besar dan jaya. Nggak perlu permasalahkan sukum agama ras dan lain-lain lagi. Jangan ribut-ribut lagi, orang-orang sudah ke bulan," katanya menambahkan.

Video

Soal Qatar, HNW: Indonesia Harus Berperan Aktif