Senin , 19 June 2017, 17:44 WIB

Pemerintah Diminta Libatkan Mahasiswa dalam Tangkal ISIS

Red: Didi Purwadi
Republika/Rakhmawaty La'lang
Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan
Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan

REPUBLIKA.CO.ID, BANDARLAMPUNG -- Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Zulkifli Hasan, menilai pemerintah perlu melibatkan mahasiswa dalam upaya menangkal kelompok radikal Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) masuk ke Indonesia.

''Mahasiswa ini agen perubahan, jadi penting melibatkan mereka dalam mencegah ISIS," ujar Zulkifli di Talang Padang, Lampung, akhir pekan kemarin, seperti dikutip dari Antara. Zulkifli menilai tidak ada kejadian penting di Republik ini tanpa peran dari mahasiswa.

Pemerintah perlu menekankan bahaya ISIS kepada mahasiswa dengan menggugah pengetahuan mereka terkait kerugian yang akan diderita masyarakat jika kelompok radikal tersebut masuk ke Tanah Air. Lebih lanjut, kata Zulkifli, tanamkan juga nilai-nilai luhur Pancasila dalam kegiatan belajar mengajar mahasiswa, sehingga mereka mengerti pentingnya persatuan bangsa dan menolak masuknya ajaran radikal dan terorisme.

"Bahaya ISIS harus digaungkan terutama di kampus-kampus agar mahasiswa paham,'' katanya. ''Setelah mengerti, mereka bisa membantu untuk membangun karakter bangsa. Jadi ini penting.''

Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, sebelumnya menyebutkan terdapat 16 wilayah di Indonesia yang terdeteksi sel-sel tidur ISIS. Oleh karena itu, pemerintah harus segera mengambil langkah komprehensif bersama seluruh komponen bangsa untuk mencegah pergerakan ISIS di Tanah Air.

Video

Soal Qatar, HNW: Indonesia Harus Berperan Aktif