Kamis , 06 October 2016, 13:40 WIB

Iptek Berbanding Lurus Dengan Kemajuan Bangsa

Red: Dwi Murdaningsih
MPR
Ketua MPR dalam dalam Sidang Terbuka Senat Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Lampung Selatan dalam rangka Dies Natalis ITERA ke-2.
Ketua MPR dalam dalam Sidang Terbuka Senat Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Lampung Selatan dalam rangka Dies Natalis ITERA ke-2.

REPUBLIKA.CO.ID, LAMPUNG -- Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Rabu (6/10) memberikan pidato ilmiah dengan tema 'Inovasi dan Teknologi Untuk Bangsa' dalam Sidang Terbuka Senat Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Lampung Selatan dalam rangka Dies Natalis ITERA ke-2. Dalam pidato ilmiahnya, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengatakan bahwa kuantitas dan kualitas pendidikan serta kualitas pemahaman ilmu pengetahuan dan Teknologi suatu bangsa akan mempengaruhi kebesaran dan kualitas suatu bangsa.

Dengan pemahaman ilmu pengetahuan dan teknologi yang baik, maka akan tercipta berbagai inovasi-inovasi, penemuan-penemuan yang yang bisa meningkatkan kesejahahteraan bangsa. "Kualitas pendidikan dan pemahaman akan ilmu pengetahuan dan Teknologi perannya sangat besar dan menentukan kemajuan satu bangsa.  Ini sangat penting untuk dipahami seluruh rakyat Indonesia agar kualitas pendidikannya betul-betul diperhatikan," katanya.

Zulkifli Hasan memberikan contoh, negara Jepang luasnya sama dengan Sumatera. Penduduknya banyak sekitar 100 juta jiwa, lahannya sempit tapi bisa berswasembada pangan, swasembada beras bahkan berasnya sangat baik kualitasnya. Jepang bisa demikian karena negara tersebut menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam produksi pangan nasionalnya.

Diutarakan Zulkifli, harus diakui Indonesia masih sangat tertinggal soal kedaulatan pangan. Banyak sekali sumber pangan Indonesia masih impor seperti beras, gula, bawang sampai garam.  Padahal, Indonesia sangat kaya akan sumber daya alam, tanahnya sangat subur.

"Jika keadaan seperti itu terus berlanjut, sangat sulit suatu bangsa untuk maju.  Menjadi negara berkembang masih masuk tapi kalau menjadi negara maju sangatlah sulit. Itulah pentingnya pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Jadi saya sangat berharap besar kepada lembaga-lembaga pendidikan berbasis teknologi seperti kampus Itera Lampung," katanya.

Namun, lanjut Zulkifli, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi tidaklah cukup untuk menjadikan bangsa ini sebagai bangsa yang maju.  Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi harus dibarengi dengan saling percaya antar sesama rakyat Indonesia. Rakyat percaya sesama rakyat, rakyat percaya dengan pemerintah dan sebaliknya.

"Jika dua elemen ini terjadi di Indonesia maka saya percaya Indonesia akan menjadi negara maju dan bisa bersaing dengan negara manapun," ujarnya.

Acara yang dihadiri Menteri PUPR Mochamad Basoeki Hadimoeljono, Wagub Lampung, Bupati Lampung Selatan, Rektor ITERA, civitas akademika Itera dan ratusan mahasiswa dan mahasiswi ITERA juga digelar penganugerahan penghargaan lomba inovasi daerah tahun 2016 kategori peneliti, pelajar dan mahasiwa.

Video

Soal Qatar, HNW: Indonesia Harus Berperan Aktif