Kamis, 24 Jumadil Akhir 1435 / 24 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Tim Foke-Nara Datangi Panwaslu Terkait Ceramah Rhoma

Selasa, 07 Agustus 2012, 12:03 WIB
Komentar : 0
Prayogi
Rhoma Irama (kiri) didampingi Ketua Panwaslu DKI Jakarta Ramdansyah (kanan) ketika memberi keterangan kepada pers usai pemangglannya oleh Panwaslu DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (6/8).
Rhoma Irama (kiri) didampingi Ketua Panwaslu DKI Jakarta Ramdansyah (kanan) ketika memberi keterangan kepada pers usai pemangglannya oleh Panwaslu DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (6/8).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim advokasi Foke-Nara siang ini hadir di kantor Panwaslu DKI untuk menjalani pemeriksaan guna melengkapi klarifikasi dan rekonstruksi terkait kasus ceramah Rhoma Irama.

"Pemeriksaan ini merupakan bagian dari rekonstruksi materil. Kami akan ajukan beberapa pertanyaan selama kurang lebih satu jam," kata ketua Panwaslu DKI, Ramdansyah Selasa (7/8)

Rhoma diduga menyampaikan ceramah berbau SARA dan memojokkan pasangan calon gubernur DKI tertentu. Raja dangdut ini mengaku saat menyampaikan ceramah tersebut, ia berada dalam keadaan sadar.

Dalam ceramahnya, ia mengutip salah satu ayat Alquran. Yang berisikan larangan bagi umat Islam untuk memilih pemimpin yang beragama selain Islam. Jika umat Islam memilih pemimpin yang kafir maka mereka akan menjadi musuh Allah

Reporter : Ira Sasmita
Redaktur : Hafidz Muftisany
Tiadakah kamu mengetahui bahwa kerajaan langit dan bumi adalah kepunyaan Allah? Dan tiada bagimu selain Allah seorang pelindung maupun seorang penolong. ((QS. Al-Baqarah [2]:107))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar