Thursday, 5 Safar 1436 / 27 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Rhoma: Jokowi-Ahok, I Love Them All

Monday, 06 August 2012, 13:30 WIB
Komentar : -1
M Agung Rajasa/Antara
  Pedangdut Rhoma Irama (tengah) dikawal pendukungnya ketika memenuhi panggilan Panwaslu DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (6/8).
Pedangdut Rhoma Irama (tengah) dikawal pendukungnya ketika memenuhi panggilan Panwaslu DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (6/8).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rhoma Irama selesai diperiksa oleh Panwaslu DKI dalam dugaan ceramah berbau SARA yang dilakukan saat tarawih di masjid Al Isra Tanjung Duren, Jakarta Barat beberapa waktu lalu. Namun Rhoma menegaskan tak merasa berseberangan dengan Jokowi-Ahok.

"Dalam konteks berbangsa, saya tidak ada masalah dengan pemimpin manapun. Saya cinta Jokowi, saya cinta Ahok, I love them all," kata Rhoma.

Dia menyebutkan Islam sebagai agama yang rahmatan lil a'lamin. Yang memerintahkan pemeluknya untuk mencintai semua umat beragama, semua bangsa dan suku di dunia. 

Namun, Allah dalam firmannya, menurut Rhoma juga jelas menegaskan aturan dalam memilih pemimpin. Islam bersifat komprehensif, yang mengatur kehidupan umat melalui ayat Alquran. Termasuk perintah untuk menghargai dan hidup dengan perbedaan.

Ketika ditanyakan, jika pasangan Jokowi-Ahok terpilih sebagai pemimpin Jakarta, Rhoma menjawab. Ia mengangguk, dan mengatakan, sebagai warga negara Indonesia, keputusan tersebut harus diterima. "Itu konsekuensi saya sebagai warga negara," tutur Rhoma pelan.

Sementara itu, ketua Panwaslu DKI, Ramdansyah, mengatakan pemeriksaan terkait kasus pedangdut senior itu harus dilanjutkan. Formalitas penanganan kasus itu, menurut dia terbagi atas tahapan formil dan materil. Secara materil, Rhoma telah melewati rekonstruksi. "Tetapi secara formil kami tidak bisa sepihak. Kami juga akan memanggil tim Foke-Nara. Kami masih harus melanjutkan rekonstruksi," kata Ramdansyah.

Reporter : Ira Sasmita
Redaktur : Hafidz Muftisany
Tidak ada suatu rezeki yang Allah berikan kepada seorang hamba yang lebih luas baginya daripada sabar.((HR Al Hakim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Kewajiban Muslim Penuhi Hak-Hak Binatang
JAKARTA -- Ketua Pemuliaan Lingkungan Hidup & SDA Majelis Ulama Indonesia (MUI) Dr. H. Hayu Prabowo menuturkan sudah menjadi kewajiban seorang Muslim untuk...