Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Jokowi-Ahok Diprediksi Kalahkan Foke-Nara di Putaran Kedua

Jumat, 13 Juli 2012, 23:58 WIB
Komentar : 2
Jokowi vs Foke

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Peneliti asal Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Jaleswari Pramodhawardani memprediksi pasangan calon Jokowi-Ahok memenangi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta putaran kedua pada 20 September 2012.

"Menurut saya, ada banyak hal yang membuat saya yakin Jokowi akan menang pada putaran kedua nanti, apalagi kalau melihat hasil di putaran pertama," kata Jaleswari di Jakarta, Jumat (13/7).

Jaleswari menilai kemenangan pasangan Jokowi-Ahok pada putaran pertama Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2012 tidak terlepas dari karakter populis yang terdapat dalam diri Jokowi.

"Jokowi memiliki karakter populis, sedangkan citra yang terkesan muncul dari dalam diri Fauzi Bowo adalah sosok yang arogan," kata Jaleswari.

Menurut Jaleswari, pada putaran kedua Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta September mendatang, pasangan Foke-Nara harus mampu mengubah pola strategi kampanye untuk menarik perhatian warga Jakarta lebih banyak.

Jaleswari mengungkapkan Jokowi berhasil mengundang simpati warga DKI Jakarta melalui cara penuturan yang sederhana.

"Contohnya, dalam menguraikan isu kemacetan. Foke cenderung menggunakan pilihan kata yang tematik. Namun, tidak bisa menginterpretasikan dengan mudah sehingga masyarakat bawah kurang simpatik. Ini berbeda dengan cara penuturan Jokowi," ujar Jaleswari.

Jaleswari mengatakan bahwa Jokowi memiliki kejelian dalam menentukan setiap kata atau isu yang dia terjemahkan dengan bahasa-bahasa yang lebih mudah dipahami oleh masyarakat Jakarta.

Redaktur : Djibril Muhammad
Sumber : Antara
4.147 reads
Beramallah kamu sekalian, karena beramal akan merubah sesuatu yang buruk yang telah ditentukanNya padamu(HR Bukhori-Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  sunarto Sabtu, 14 Juli 2012, 10:31
Semoga Allah menegur orang - orang arogan yang tak sopan kepada wartawan dengan kekalahan telak di putaran kedua nanti.
  adhi Sabtu, 14 Juli 2012, 09:23
Semoga kharismatiknya dapat menyelesaikan atau mengurangi masalah di Jakarta, amiinn
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda