Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Jokowi Diminta Tenang Hadapi Putaran Kedua

Kamis, 12 Juli 2012, 12:44 WIB
Komentar : 19
Edwin Dwi Putranto/Republika
Pasangan Cagub/Cawagub DKI Jakarta Jokowi (depan kedua kiri) dan Ahok (depan kedua kanan) bersama pendukungnya di posko Tim Sukses di Jalan Borobudur, Jakarta, Rabu (11/7).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Dewan Pembina PDI Perjuangan, Taufiq Kiemas menyarankan agar calon gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) dan calon wakil gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama (Ahok) untuk tenang dan sabar dalam menghadapi putaran kedua Pemilukada Gubernur Jakarta mendatang. Taufik pun meminta pihak Jokowi tak larut dalam euforia.

"Mulai sekarang Pak Jokowi sebenarnya jangan euforia dulu. Harus tenang dan sabar," ujar Taufik pada Republika di Senayan Jakarta, Kamis (12/7).

Namun, sebagai ketua MPR RI Taufik juga mengatakan pada Jokowi-Ahok agar mempersiapkan dan mempunyai konsep yang jelas jika terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta. Persiapan tersebut untuk menyelesaikan segala persoalan yang membelit ibu kota. Sebab, kata Taufik, jika permasalahan Jakarta tidak rampung, berarti tidak ada perubahan.

"Berkonsep, sebab jika gak kelar selama setahun juga, sama aja nasibnya," sebut suami Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri.

Lebih jauh Taufik mengatakan, jika Jokowi-Ahok tidak bisa selesaikan permasalahan Jakarta dalam setahun atau dua tahun kedepan, nasibnya sama saja dan mereka harus diberhentikan. "DKI ini kritis sekali, jangan lengah. Begitu lengah gawat," katanya menandaskan.

Reporter : Aghia Khumaesi
Redaktur : Karta Raharja Ucu
10.830 reads
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?((QS Ar Rahman))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  Satria Piningit Jumat, 13 Juli 2012, 08:49
no-to-no-go-ro, Sukarno-Suharto-Yudhoyono-Mega- ???
  yatnoto Jumat, 13 Juli 2012, 08:32
Jokowi - Ahok adalah pemberi cohtoh yang baik untuk bangsa ini, tetapi bukan berarti ini kebangkitan pdi. Ini murni penilaian dari masyarakat, karena dari tindakan-tindakan yang memihat pada msyarakat kecil, jiwa mereka berfikir untuk orang kecil supaya bisa hidup lebih layak
  Tobey Jumat, 13 Juli 2012, 08:11
Jokowi for president
  San Jumat, 13 Juli 2012, 07:51
Ya sudah waktunya generasi muda yg membangun Jkt sebagai ikon negara Indonesia, jangan ketinggalan maju terus Indo. Slamat berjuang JokHok.
  Annymous Kamis, 12 Juli 2012, 23:54
Sekedar info..

http://www.syariah.info/haram-kaum-muslimin-pilih-pemimpin-kafir-awas-murka-allah-siap-menghantam/
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda