Minggu, 20 Jumadil Akhir 1435 / 20 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Hidayat Isyaratkan Dukung Jokowi

Rabu, 11 Juli 2012, 23:24 WIB
Komentar : 3
antara
JokowH
JokowH

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Calon Gubernur DKI Jakarta, Hidayat Nur Wahid mengirimkan sinyal mendukung pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama pada putaran kedua nanti.
"Sangat terbuka terjadi koalisi pada putaran kedua. Siapapun yang masuk pada putaran kedua, akan saling dukung dan berikan suara," kata Hidayat.

Hidayat menyampaikan, selain ingin menghadirkan pemimpin yang melayani rakyat, koalisi yang ingin dibangun antara dia dan Jokowi adalah karena kedekatan emosional yang terjadi saat Jokowi menjadi Wali Kota Solo, Jawa Tengah.  "Sebelum menjadi calon walikota yang kedua, saya menjadi juru kampanye Jokowi di Solo dan hasilnya 90 persen memilih beliau," kata Hidayat.

Ia meyakini, koalisi antara dia, Jokowi dan yang lain selain Foke-Nara akan sangat efektif dan memberikan sesuatu yang baru bagi masyarakat Jakarta.
"Ya pasti lebih efektiflah karena koalisi ini untuk kepentingan Jakarta dan bukan untuk jangka pendek, bukan bagi-bagi kekuasaan, tapi menghadirkan pimpinan yang memiliki legitimasi," kata mantan Ketua MPR RI itu.

Redaktur : M Irwan Ariefyanto
Sumber : antara
Allah pencipta langit dan bumi, dan bila Dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu, maka (cukuplah) Dia hanya mengatakan kepadanya: Jadilah. Lalu jadilah ia. (QS.Al-Baqarah [2]:117)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  teguh Kamis, 12 Juli 2012, 17:17
Negara butuh pemimpin yang melayani, bukan yang dilayani. Semoga Jakarta akan lebih baik dengan dipimpin Jokowi. J untuk J.