Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Pelayanan Publik di DKI Buka Saat Coblosan

Rabu, 11 Juli 2012, 09:08 WIB
Komentar : 0
Petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Menteng menyiapkan kotak-kotak suara Pilkada DKI Jakarta 2012-2017 di Kantor Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (19/6). (Aditya Pradana Putra/Republika)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Masa Pencoblosan ditetapkan sebagai hari libur bersama oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dengan alasan untuk menghormati hak pilih masyarakat saat melakukan pencoblosan Cagub-Cawagub DKI Jakarta 2012-2017.

Dalam kesempatan tersebut, semua instansi pemerintah dan swasta seperti pendidikan maupun perbankan diminta meliburkan karyawannya untuk melakukan pencoblosan.

Meski ditetapkan sebagai libur bersama, namun pelayanan Surat Tanda Kendaraan Bermotor dan Surat Izin Mengemudi tetap dibuka. 

"Untuk Pelayanan STNK dan SIM tetap berjalan seperti biasa, hal itu dikarenakan petugas Samsat tidak ikut nyoblos jadi tetap jalan terus, hanya PNS yang bekerja di samsat yang ikut mencoblos, tapi nanti mereka bergantian, " ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, Rabu (11/7).

Dia menambahkan, petugas piket yang bertugas di unit pelayananan PKB (Pajak Kendaaaan Bermotor) dan Bea Balik Nama, tetap masuk pada masa pencoblosan ini. "Mereka akan tetap melayani masyarakat yang akan melakukan perpanjangan surat kendaran bermotor," ujarnya.

Selain unit pelayanan STNK, Rikwanto menjelaskan unit pelayanan publik lainnya, seperti Puskesmas dan rumah sakit tetap buka. Sistem pengaturan pegawai yang masuk diatur secara bergantian, sehingga pegawai yang memiliki hak suara tetap bisa menyuarakan hak pilihnya

Reporter : Rizky Jaramaya
Redaktur : Hafidz Muftisany
626 reads
Dan janganlah kamu campur-adukkan yang hak dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu sedang kamu mengetahui.(QS Al-Baqarah: 42)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...