Jumat, 24 Zulqaidah 1435 / 19 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Megawati Minta Penghitungan Suara Pemilukada DKI Jakarta Diawasi

Jumat, 06 Juli 2012, 16:15 WIB
Komentar : -1
Antara
Megawati Soekarnoputri
Megawati Soekarnoputri

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Ketua Umum, PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, meminta seluruh kader dan simpatisan PDI Perjuangan mengawasi jalannya proses Pemiluka DKI Jakarta pada 11 Juli mendatang. "Saya mengimbau agar proses penhitungan suara dijaga," kata Megawati, Jum'at (6/7), di kantor DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Penjagaan terhadap proses penghitungan suara di Pemilukada DKI Jakarta penting untuk menghasilkan Pemilukada yang demokratis, jujur dan Adil. Megawati menyatakan berdasarkan pengalaman Pemilu dan Pemilukada di sejumlah daerah, PDI Perjungan banyak menemukan kecurangan. "Seharusnya rakyat diberi kesempatan menentukan pemilihnya dengan baik," ujar Megawati.

Sementara itu Ketua DPP PDI Perjuangan, Maruara Sirait mengimbau masyarakat Jakarta untuk menggunakan hak suaranya dengan benar. Ara mengatakan, pemimpin Jakarta ke depan harus memiliki track record kepemimpinan yang baik. "Kita perlu pemimpin yang bersih dan terbukti mampu menyelesaikan persoalan masyarakat," ujar Ara.

Ara memprediksi Pemilukada DKI Jakarta akan berlangsung dua putaran. Di putaran kedua, dia yakin pasangan Jokowi-Ahok akan lolos menjadi pemenang. "Dua putaran dan pemenangnya Jokowi-Ahok," kata Ara.

Reporter : M Akbar Widjaya
Redaktur : Djibril Muhammad
Sesungguhnya seorang pemimpin itu merupakan perisai, rakyat akan berperang di belakang serta berlindung dengannya. Bila ia memerintah untuk takwa kepada Allah azza wa jalla serta bertindak adil, maka ia akan memperoleh pahala. Namun bila ia memerintah dengan selainnya, maka ia akan mendapatkan akibatnya.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Gadai SK, Jadi Cerminan Masalah RUU Pilkada?
 MAKASSAR -- Belakangan ini banyak anggota DPRD terpilih yang menggadaikan SK. Terkaiy hal tersebut pakar komunikasi politik Effendi Gazali menilai itu sebuah hal...