Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Hidayat: Air Laut Potensi Pasok Air Bersih Jakarta

Kamis, 28 Juni 2012, 14:12 WIB
Komentar : 0
Antara
Hidayat Nur Wahid

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 4, Hidayat Nurwahid, mempertimbangkan air laut menjadi pemasok air bersih di Jakarta, termasuk juga untuk wilayah Kepulauan Seribu. Hal itu disampaikan Hidayat ketika berkampanye di wilayah Kepulauan Seribu, Kamis (28/6).

"Permasalahan air bersih yang dirasakan warga Jakarta di daratan pun sama dengan yang dirasakan warga Kepulauan Seribu, karenanya mengapa tidak mempertimbangkan proyek penyulingan air laut menjadi pasokan air bersih bagi warga Jakarta," ujar Hidayat.

Dengan menyuling air laut menjadi air tawar, jelas Hidayat, maka warga Jakarta, termasuk di Kepulauan Seribu tidak perlu khawatir kekurangan air tawar. Ini juga, menurut dia, dapat mengurangi penyedotan air tanah yang berlebihan yang berdampak buruk terhadap penurunan muka tanah Jakarta.

"Perlu mencontoh negara-negara teluk yang telah menyuling air laut menjadi air tawar layak konsumsi, dan saya rasa Jakarta perlu solusi itu," ungkap mantan Ketua MPR ini.

Hal senada disampaikan Calon Wakil Gibernur nomor urut 4, Didik Junaidi Rachbini. Menurut Didik permasalahan air bersih juga menjadi permasalahan utama yang harus diselesaikan. "Kami konsen menyelesaikan masalah air bersih di Kepulauan Seribu, karena itu juga masalah seluruh warga Jakarta," ujar Didik.

Dalam kampanyenya, Hidayat-Didik mengunjungi tiga pulau di administrasi Kabupaten Kepulauan Seribu, yaitu Pulau Kelapa, Pulau Panggang, dan Pulau Tidung. Dalam kampanyenya Hidayat-Didik bertemu sapa dan berdialog dengan warga ketiga pulau itu dan mendengarkan keluh kesah semua warga di Kepulauan Seribu.

Reporter : Amri Amrullah
Redaktur : Dewi Mardiani
1.628 reads
Barang siapa yang memperhatikan kepentingan saudaranya, maka Allah akan memperhatikan kepentingannya. Dan barangsiapa yang menutupi kejelekan orang lain maka Allah akan menutupi kejelekannya di hari kiamat. ((HR Bukhari-Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda