Sunday, 14 Rajab 1436 / 03 May 2015
find us on : 
  Login |  Register

Apartemen Murah, Solusi Jokowi Entaskan Kemacetan Ibukota

Thursday, 14 June 2012, 14:52 WIB
Komentar : 2
Calon Gubernur Joko Widodo mendatangi PKL di Jalan Gajah Mada-Hayam Wuruk, Ahad (1/3). (Republika/Adhi Wicaksono)
Calon Gubernur Joko Widodo mendatangi PKL di Jalan Gajah Mada-Hayam Wuruk, Ahad (1/3). (Republika/Adhi Wicaksono)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo kembali mengungkapkan komitmennya untuk menanggulangi kemacetan di ibukota.

Kemacetan, kata Jokowi, salah satunya dapat diselesaikan dengan membangun apartemen murah di dekat pusat-pusat perkantoran.

Wali Kota Solo ini menjelaskan, kurangnya pemukiman di Jakarta menyebabkan para pekerja harus tinggal di kota-kota satelit. Akibatnya, arus lalu lintas tiap harinya dipenuhi kendaraan yang pulang pergi dari luar kota menuju pusat kota Jakarta.

“Warga jadi harus tinggal di Tangerang, Bekasi, Bogor dan sekitarnya. Banyak dari mereka yang pakai mobil pribadi. Tentu saja itu membuat kemacetan semakin parah,” kata dia saat bersilaturahim ke Republika, Kamis (14/6).

Untuk itu, cagub nomor urut tiga dalam pemilukada DKI ini mengungkapkan pentingnya wilayah pemukiman di jantung kota. Dengan lahan yang terbatas, apartemen murah dan rumah susun dinilai sebagai alternatif pemukiman paling ideal.

“Kami ingin bangun di dekat pusat-pusat perkantoran. Kami ingin ada apartemen murah yang bisa terjangkau oleh masyarakat menengah ke bawah,” tuturnya.


Reporter : Adi Wicaksono
Redaktur : Hazliansyah
Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga, mereka kekal di dalamnya. (QS Al-Baqarah [2]:82)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
'Penghargaan Bukan Dibanggakan Tapi untuk Berbuat Lebih Baik'
JAKARTA -- Nurdin Abdullah sangat mengapresiasi penghargaan Tokoh Perubahan Republika 2014 yang didapatnya. Bupati Bantaeng ini sangat berterimakasih kepada Republika atas award yang...