Rabu, 26 Ramadhan 1435 / 23 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register

Ahok dan Faisal Debat Masalah 'Kecap Nomor 1'

Rabu, 06 Juni 2012, 19:24 WIB
Komentar : 3
Antara
Cagub-Cawagub DKI Jakarta Jokowi-Ahok
Cagub-Cawagub DKI Jakarta Jokowi-Ahok

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon Gubernur (Cagub) nomor 5, Faisal Basri berdebat dengan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) nomor 3, Basuki Tjahja Purnama mengenai pernyataannya tentang jualan 'kecap nomor 1.'

Dalam penyampaian program visi dan misinya di Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI), Basuki atau yang akrab disapa Ahok ini mengatakan, bahwa semua calon berupaya mengatakan programnya paling terbaik. Atau dalam istilah Ahok adalah berusaha menjual 'Kecap Nomor 1'.

Tapi, jelas Ahok, dirinya melihat seorang pemimpin yang menjual 'kecap nomor 1' terbaik adalah pemimpin yang benar-benar telah teruji ketika ia menjabat sebagai kepala daerah.
 
"Saya dan Pak Jokowi sudah teruji memimpin daerah tanpa memungut uang korupsi, terbukti kami mendapat penghargaan pemimpin daerah anti korupsi," ujar Ahok pada acara Diskusi Cagub-Cawagub DKI di UAI, Rabu (6/6).

Namun pernyataan Ahok itu, langsung disela oleh Faisal Basri. Ia tidak sepakat dengan istilah menjual 'Kecap nomor 1' itu.

Menurut Faisal keikutsertaan dirinya dan pasangan calon nomor 5, Biem Benyamin sebagai independen justru menjawab kemuakan masyarakat atas kebobrokan calon dari Partai Politik yang seringkali terindikasi korupsi.

"Saya tidak sepakat dengan istilah menjual kecap nomor 1 itu, karena saya rasa itu tidak tepat diistilahkan kepada saya," ujar Faisal.


Reporter : Amri Amrullah
Redaktur : Hazliansyah
Sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan mengubah sesuatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada sesuatu kaum, hingga kaum itu merubah apa yang ada pada diri mereka sendiri, (( QS.An Anfaal 8 : 53 ))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Buka Puasa Bersama Obama Diwarnai Seruan Boikot
WASHINGTON -- Acara buka puasa tahunan di Gedung Putih diwarnai seruan boikot, sebagai bentuk protes kebijakan pemerintahan Obama terhadap konflik di Gaza. Selengkapnya...