Senin, 21 Jumadil Akhir 1435 / 21 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Hendardji Sebut Foke Gubernur 'Sakit'

Senin, 21 Mei 2012, 11:17 WIB
Komentar : 0
Republika/Adhi
Pasangan Hendardji-Riza mendaftarkan diri ke KPUD untuk maju ke Pemilukada Gubernur DKI, Juli 2012
Pasangan Hendardji-Riza mendaftarkan diri ke KPUD untuk maju ke Pemilukada Gubernur DKI, Juli 2012

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon Gubernur DKI Jakarta dari jalur perseorangan, Hendardji Soepandji, menyebut Gubernur Jakarta saat ini, Fauzi Bowo dengan istilah 'sakit'. Pernyataan tersebut ia ungkapkan dalam akun twitternya.

Pada istilah tersebut, pasangan A Riza Patria ini mengatakan sakit karena gubernur saat ini membiarkan warganya hidup tidak sehat. "Gubernur Jakarta "Sakit", membiarkan warganya hidup tidak sehat," tulisnya, Senin (21/5).

Selain itu ia menyindir Fauzi Bowo dengan istilah kumis, "Dimana-mana kumis, kumuh, dan miskin". Selain itu, dia juga mengatakan bahwa keadaan yang terlalu jauh jarak antara kaya dan miskin juga membuat Gubernur Jakarta 'Sakit'.

Reporter : Ahmad Reza S
Redaktur : Hafidz Muftisany
Dari Tsauban Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melaknat/mengutuk orang yang menyuap, yang menerima suap dan orang yang menghubungkan keduanya.” ([HR. Ahmad dalam bab Musnad Anshar radhiyallahu ‘anhum])
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  musa ahmad Rabu, 23 Mei 2012, 21:23
adolf hitler kumisnya
  Akbar Hamdani Rabu, 23 Mei 2012, 11:07
seharusnya sesama cagub jangan saling menjatuhkan. jadi kelihatan karakternya kalau begitu. orang berpendidikan seperti hendardji ternya suka black campaign juga.