REPUBLIKA.CO.ID | EPAPER REPUBLIKA
Thursday, 25 May 2017
29 Sya'ban 1438
Find us on:
PSSI Targetkan Timnas Tembus Peringkat 130 FIFA
Thursday, 01 Jan 1970
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Menpora Imam Nahrawi (kelima kiri) serta Ketua PSSI Edy Rahmayadi (kelima kanan) berfoto bersama Tim Nasional Sepakbola Indonesia Piala AFF di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (19/12).

JAKARTA -- Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menargetkan peningkatan peringkat timnas Garuda di daftar anggota Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA). Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Ade Wellington mengatakan, kesebelasan Merah Putih harus menutup kalender 2017 di posisi ke-130 dunia.

"Kami berharap timnas ada di peringkat 130-140 dunia di akhir tahun nanti," kata dia, seperti dikutip dari laman resmi PSSI, Rabu (11/1). Kata dia, upaya strategi agar target tersebut bisa terpenuhi sudah disusun oleh PSSI.

Sejumlah pertandingan persahabatan, Ade menerangkan, sudah disediakan FIFA sepanjang tahun ini. Ada lima gelombang yang bakal diikuti timnas Garuda dalam pertandingan persahabatan tersebut. FIFA menjadwalkan pertandingan persahabatan akan tersedia mulai Maret 2017.

Gelombang pertama, timnas Garuda bakal menjajal laga persahabatan pada 20 sampai 28 Maret. Selanjutnya, akan digelar pada 5 sampai 13 Juni mendatang. Gelombang ketiga pada 28 Agustus sampai 5 September. Gelombang terakhir bakal digelar pada 2 sampai 10 Oktober dan 6 sampai 14 November.

Akan tetapi, Ade menerangkan, PSSI belum menentukan negara-negara mana saja yang bakal dijajal oleh timnas dalam rangkaian pertandingan persahabatan tersebut. Hanya, dia menerangkan, PSSI menghendaki agar hasil rangkaian persahabatan tersebut bisa menghasilkan peringkat yang tertinggi di Asia Tenggara.

Target peningkatan peringkat tersebut memang tampak berat. Kalau menengok peringkat timnas Garuda saat ini baru berada di tangga ke-171 dengan raihan 120 nilai. Posisi tersebut cuma naik delapan peringkat setelah Indonesia menjadi peringkat ke-2 pada Piala AFF 2016 lalu.

Peringkat milik Indonesia tersebut tentu buruk dan tak memuaskan. Kesebelasan Garuda cuma lebih baik dari Kamboja yang berada di peringkat ke-173 atau Brunei di posisi ke-190 dan Timor Leste dengan peringkat 191. Sementara, Laos berada di peringkat ke-167.

Bahkan, timnas Garuda berada di bawah Myanmar yang sekarang berada di peringkat ke-159. Sedangkan, takhta sepak bola ASEAN masih milik Filipina yang berada di peringkat ke-120, Thailand ke-126, dan Vietnam di posisi ke-134. "Kami mesti pintar-pintar strategi dalam uji coba supaya peringkat kita bisa naik secara maksimal," sambung Ade.

Akan tetapi, meski PSSI sudah menargetkan peningkatan peringkat timnas Garuda, soal kepelatihan nasional belum ada kelanjutan. Komite Eksekutif (Exco) belum membuat kesimpulan siapa yang bakal membesut pelatih timnas Garuda. Padahal, dua nama pelatih asing sudah dikantongi untuk membesut timnas, yaitu mantan pelatih Paris Saint German (PSG) Luis Fernandez atau mantan pelatih Real Zaragoza Luis Milla Aspas.   rep: Bambang Noroyono, ed: Abdullah Sammy