Sabtu , 14 Januari 2017, 17:00 WIB

Penyidikan Pembunuhan Taruna STIP Dipercepat

Red:

JAKARTA -- Kasus pembunuhan siswa taruna Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Amirullah Adityas Putra (19 tahun) oleh seniornya saat ini masih terus dikembangkan. Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Suntana mengatakan, kasus tersebut mendapat sorotan sehingga proses penyidikannya juga akan dipercepat.

''Poses penyidikan saat ini masih terus berjalan, beberapa pelaku yang juga merupakan taruna STIP sudah diamankan di Polsek Cilincing, Jakarta Utara,'' ujar Suntana, Jumat (13/1).

Selain taruna yang terlibat pengeroyokan tersebut, kata Suntana, semua pihak yang bertanggung jawab akan diperiksa dan dimintai keterangan. "Semua orang, termasuk pembina di sana, itu akan diperiksa satu per satu. Untuk mengetahui secara persis mengapa itu terjadi, dan siapa yang harus bertanggung jawab," katanya menjelaskan.

Kasus tewasnya taruna STIP pada Selasa lalu (10/1) membuat Ketua STIP Capt Weku Frederik Karuntu langsung mendapat sanksi administratif berupa pencopotan jabatan dari Kementerian Perhubungan. Namun, saat ini masih belum pasti siapa saja pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa nahas tersebut.    cr02, ed: Endro Yuwanto




Tol Diharapkan Berdampak Positif Bagi Perekonomian Depok

DEPOK -- Sejumlah proyek pembangunan tol yang melintas ke Kota Depok diharapkan dapat menambah kenyamanan warga Kota Depok. Penambahan infrastruktur ini juga dinilai membawa dampak positif bagi warga Depok, termasuk juga pada sektor ekonomi.

Salah satu proyek tol yang melintasi Depok adalah Tol Depok-Antasari yang saat ini sedang dalam tahap pembangunan. Sedangkan, yang sudah terbangun, antara lain, Tol Jagorawi, Cibinong menuju Jakarta.

"Kami terus berkomunikasi dengan daerah lain guna membahas hal ini. Karena dengan adanya ruas tol baru, tentunya kami harapkan berdampak positif bagi warga," ujar Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna, di Balai Kota Depok, Jumat (13/1).

Pradi juga berharap agar pembangunan jalan Tol Depok-Bojong Sari segera terealisasi karena volume kendaraan di Jalan Raya Sawangan sudah padat. Hal itu juga menyebabkan Jalan Raya Sawangan kerap mengalami kemacetan parah pada pagi dan sore hari.

Jika hal tersebut terealisasi, kata Pradi, setidaknya kemacetan bisa terurai. Selain itu, juga bisa menjadi sentra ekonomi baru di kota yang terkenal dengan tagline, Depok a Friendly City itu.   Rusdy Nurdiansyah, ed: Endro Yuwanto