Senin , 21 November 2016, 14:00 WIB

Belajar Bersama Lewat Mejakita.com

Red:

Pendiri mejakita.com, Aktsa Efendy, sempat bertanya-tanya, bagaimana fasilitas belajar di berbagai wilayah Indonesia. Ada banyak buku pelajaran dan pendukung di Ibu Kota. Ini memudahkan proses belajar siswa. Bagaimana dengan fasilitas belajar di daerah?

Jawabannya tidak. Banyak anak di berbagai daerah kesulitan untuk mendapatkan fasilitas lebih untuk memudahkan proses belajar.

Hal ini diketahuinya saat pulang ke kampung halaman orang tuanya, Situbondo, Jawa Timur, beberapa waktu lalu. Aktsa diminta untuk membantu menerangkan sejumlah materi pelajaran kepada sepupunya. Siswa sekolah menengah atas tersebut kemudian melihat saudaranya hanya membawa dua buku pelajaran. "Sedikit sekali. Saya biasanya membaca lima, bahkan 10 buku pelajaran atau buku pendukung untuk mendapatkan pemahaman komprehensif," ujarnya, saat mengunjungi kantor Republika, Jakarta, pekan lalu.

Hal lain yang meresahkannya, yakni saat dia menempuh pendidikan menengah di Singapura. Di sana, Aktsa mengaku semakin mendapat kesempatan luas untuk mengakses beragam materi. Kemudahan yang dirasakannya saat berada di negeri orang itu justru semakin mengetuk keinginannya membantu teman-temannya belajar.

Suatu ketika, pada 2015 Aktsa berkesempatan mendiskusikan keresahannya bersama kedua orang tua. Ayah dan ibunya menyambut positif keinginan untuk membantu sesama pelajar Indonesia. "Ayah saya bilang, 'Ayo kita pikirkan, bagaimana seandainya kita tidak hanya bisa membantu mamudahkan belajar orang-orang terdekat, tetapi juga kawan-kawan pelajar lain di seluruh Indonesia.' Dari situlah akhirnya saya serius mengembangkan situs belajar ini," ungkap anak tunggal ini.

Aktsa lantas menggandeng sahabat-sahabatnya untuk mengerjakan laman daring mejakita.com. Sejak awal, situs ini memang bertujuan memudahkan para siswa mendapatkan materi pelajaran yang berkualitas.

Aktsa bersama sembilan orang temannya kemudian membuat laman belajar, mejakita.com. Laman ini diluncurkan pada 16 April lalu. Ini merupakan situs penyedia materi pembelajaran bagi siswa jenjang SD dan SMP.

Di dalamnya ada materi pelajaran, bahan materi ujian nasional, latihan soal ujian, catatan pelajaran, hingga diskusi mengenai pelajaran rumah (PR). Aktsa mengatakan, materi pembelajaran di situs itu dapat diakses gratis.

Selain itu, Mejakita.com juga menyediakan soal try out bagi siswa SD dan SMP. Aktsa menuturkan, soal-soal yang disediakan diambil dari soal ujian nasional sejak 2008 lalu.

Sistem latihan soal dapat dilakukan secara daring dengan mengikuti petunjuk yang sudah diberikan dalam situs. Selama mengerjakan, ada batasan waktu yang tersedia. Setelah semua soal selesai dikerjakan, akan ada pembahasan hasil latihan dan perolehan nilai.

Untuk menunjang materi pelajaran sehari-hari, pihaknya menyediakan fitur berbagi catatan. Di dalamnya tersedia kontribusi beberapa pelajar. "Para pelajar memberi izin agar catatannya dapat diunggah dan dibagikan secara luas untuk memudahkan pemahaman kepada materi-materi tertentu. Fitur ini kami buat agar pelajar lebih mudah memahami materi pembelajaran. Sebab, tidak semua siswa membuat catatan dengan cara yang rapi, menarik, dan mudah dipahami," kata Aktsa.

Beberapa catatan yang tersedia adalah materi optika, tata surya, dan klasifikasi hewan. Catatan yang tampak rapi tersebut semakin menarik karena ditambah ilustrasi dan warna oleh si pemilik catatan.

Untuk bisa mengaksesnya, siswa dapat langsung mengunduh materi catatan yang diperlukan. Sementara itu, pada fitur diskusi PR, siswa dapat memberikan pertanyaan seputar pekerjaan rumah kepada tim Mejakita.com. Tim dan pelajar lain yang aktif sebagai penjawab akan memberikan solusi terhadap kesulitan siswa saat mengerjakan PR.

Laman ini hadir dengan tagar "Dari siswa untuk siswa." Aktsa mengatakan, semua materi disesuaikan dengan pembelajaran Kurikulum 2013. Untuk menyusun materi, tim mendiskusikan dan mengolah berdasarkan survei kebutuhan materi siswa jenjang SD dan SMP. Mejakita.com, lanjut Aktsa, belum menyediakan bahan pelajaran SMA sebagai konsekuensi seluruh anggota yang memang masih menempuh pembelajaran tingkat menengah atas.

Sejak awal diresmikan hingga saat ini, mejakita.com sudah dapat diakses oleh para siswa di 59 kota. Tercatat sebanyak 2.557 siswa yang memanfaatkan pembelajaran di situs mejakita.com hingga saat ini.      Oleh Dian Erika Nugraheny, ed: Erdy Nasrul