Jumat , 02 September 2016, 19:57 WIB

PESTA DISKON Sambut Kontingen PON

Red: Arifin

Program Bandung Great Sale bukan hanya di mal, tapi pedagang kaki lima juga diminta memberi potongan harga.

 

Gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX mendatangkan tamu dan turis lokal dari berbagai wilayah di Indonesia ke Jawa Barat. Salah satunya ke Kota Bandung.

Kota Bandung menjadi pusat tuan rumah penyelenggaraan PON XIX di Jawa Barat yang memiliki venueterbanyak. Sekaligus kota yang tempat upacara pembukaan PON pada 17 September 2016 mendatang.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung sangat mendukung pesta olahraga nasional empat tahunan itu, yang diyakini akan mendongkrak perekonomian dan pariwisata Jawa Barat. Berbagai kegiatan pendukung kini disiapkan untuk turut menyemarakkan perhelatan akbar tersebut.

Salah satunya dengan menyiapkan pesta diskon yang akan memanjakan para tamu, atlet-atlet, dan kontingen dari berbagai wilayah di Indonesia. Bersamaan dengan menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke- 206 Kota Bandung, Pemkot Bandung menyiapkan kegiatan bertajuk `Ban dung Great Sale'.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan, pesta diskon kali ini berbeda dengan tradisi diskon yang pernah ada. Diberi nama `Bandung Great Sale', pesta diskon bukan hanya di pusat-pusat perbelanjaan. Pedagang kaki lima juga bisa memberikan diskon bagi para konsumennya. 

Acara ini juga dimaksudkan untuk menyambut tamu PON perwakilan dari berbagai daerah dan wisatawan lainnya. Mengingat Bandung juga menjadi kota tujuan belanja para pelancong.

"Dalam rangka mendukung PON, kita kan tuan rumah banyak tamu seluruh Indonesia datang. Dihormati salah satunya dengan belanja dan ekonomi kita bergerak, lantaran Bandung mah, kota dagang, kota belanja," kata Ridwan.

Pria yang akrab disapa Kang Emil ini menambahkan, konsep pesta diskon semacam ini sangat istimewa. Karena akan dirasakan oleh semua kalangan, tidak harus barang-barang di pusat perbelanjaan. 

Diskon tidak hanya diberikan oleh mal- mal besar. Namun, juga hingga tukang cuankidan pelayanan rumah sakit sampai biaya pijat diskon. "Jadi semua berpartisipasi memberikan suasana di Bandung sedang berpesta diskon," ujarnya.

Ia mengatakan, pihaknya akan menyosialisasikan kepada pelaku usaha untuk ikut serta dalam Bandung Great Sale. Terutama di tempat-tempat wisata. Meski demikian, ia tidak mewajibkan seluruh pelaku usaha harus memberikan potongan harga. "Kita akan arahkan dari warung kecil sampai mal besar. Jadi ekonomi bergerak, karena semua orang senang diskon."

Nantinya, kata dia, bagi pihak yang bersedia akan diberikan stiker. Sehingga dapat diketahui pelaku usaha yang ikut serta memberikan diskon. 

Untuk besaran nilai potongan harga, Emil mengatakan, diserahkan kepada masing-masing pemilik usaha. Semakin besar maka akan semakin diminati pembeli untuk memborong, sehingga pendapatan penjual bisa meningkat .

"CuankiRp 8.000 jadi Rp 7.000. Ini mah gerakan moral menggairahkan ekonomi. Diskonnya bisa lima persen sampai 70 persen," ucapnya.

Rencananya, pesta diskon ini akan menjadi agenda rutin setiap tahun. Untuk tahun 2016, bakal diadakan pada 10 September hing ga 9 Oktober mendatang.

Semua suka diskon Warga Kelurahan Binong, Ibu Ade, menyambut baik pesta diskon yang akan digelar.

Dia menilai, masyarakat pasti menyenanginya, bukan hanya para tamu, tapi juga penduduk lokal pun akan menantikannya . "Siapa sihyang enggaksuka diskon. Kalau memang bisa semuanya diskon enak banget," katanya kepada Republika. 

Ia berharap, banyak pelaku usaha yang memberikan diskon, termasuk pasar-pasar tradisional yang menjadi penyedia kebutuhan pokok sehari-hari.

Sementara itu, pemilik usaha Warteg Tiga Saudara di Kiaracondong, Irman mengatakan, belum bisa memastikan bisa memberikan diskon atau tidak. Karena tergantung harga bahan pokok di pasaran. "Kalau harga murah sih bisa saja kasih diskon Rp 500 atau Rp 1.000.

Tapi kalau mahal, ya sulit juga," katanya. Namun, ia mengaku tertarik memberikan diskon. Apalagi, jika dengan adanya pesta diskon dagangannya bisa semakin laris. 

Irman berharap, pemerintah daerah yang mengeluarkan kebijakan bisa mempersiapkannya dengan baik. Terutama dalam menjaga kestabilan haga di pasaran. Sehingga jika mem berikan diskon, dirinya tetap bisa memetik keuntungan.   rep: Zuli Istiqomah, ed: Khoirul Azwar