Jumat , 30 September 2016, 15:54 WIB

50 Persen Jamaah Sudah Pulang

Red:

MAKKAH -- Sekitar 50 persen dari seluruh jamaah haji Indonesia tahun ini telah kembali ke Tanah Air. Per Kamis (29/9) pukul 11.00 waktu Arab Saudi (WAS), sebanyak 76.542 orang jamaah telah kembali ke Tanah Air lewat Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah.

Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara Jeddah-Madinah, Nurul Badruttamam Makkiy, mengatakan, sebanyak 190 kelompok terbang (kloter) telah terbang ke Tanah Air sejak kloter pertama, BDJ-01, diterbangkan pada 17 September.

"Total ada 77.492 orang yang telah pulang ke Tanah Air," kata Nurul di Jeddah, Arab Saudi, Kamis.

Nurul mengatakan, jumlah tersebut terdiri atas 76.542 jamaah dan 950 petugas kloter. Dengan jumlah tersebut, artinya sebanyak 50 persen dari total 154.049 jamaah haji reguler Indonesia tahun ini telah kembali ke Tanah Air. Sementara, total jumlah petugas kloternya mencapai 1.151 petugas.

Di juga mengatakan, jamaah yang telah kembali ke Tanah Air hingga Kamis ini merupakan jamaah kepulangan gelombang pertama. "Kloter BTH-14 menjadi kloter terakhir dari pemberangkatan kepulangan gelombang pertama," katanya.

Kloter BTH 14 asal Sintang, Sekadau, Kayong Utara dan Sambas, Kalimantan Barat, akan diterbangkan ke Tanah Air pada Jumat (30/9) pukul 21.50 WAS. Mereka dijadwalkan tiba di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, pada Sabtu (1/10) pukul 10.50 WIB.

Berakhirnya masa pemulangan jamaah haji gelombang pertama akan langsung diikuti dengan dimulainya fase pemulangan jamaah haji gelombang kedua. Kepulangan gelombang kedua dari Madinah akan diberangkatkan pada Sabtu (1/10). Kloter SUB 35 asal Sidoarjo, Mojokerto, Gresik, dan Surabaya menjadi kloter pertama yang akan terbang pada Sabtu pukul 03.25 WAS.

Sebanyak 7.813 jamaah haji khusus juga sudah pulang ke Tanah Air. Mereka tergabung dalam 147 Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK).

Menyusul terus bergeraknya jamaah menuju Madinah untuk melaksanakan ibadah Arbain atau Jeddah untuk pulang ke Tanah Air, Kota Suci Makkah makin lengang dari hari ke hari. Pada Rabu (28/9), sebanyak 27 kloter meninggalkan Makkah.

Kepala Seksi Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), Eko Dwi Irianto, mengatakan, dari 27 kloter tersebut, 11 kloter di antaranya merupakan jamaah haji gelombang pertama yang akan diberangkatkan menuju Jeddah untuk pulang ke Tanah Air melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz.

Sementara, 16 kloter lainnya merupakan jamaah gelombang kedua yang akan berangkat ke Madinah, untuk menjalani ibadah Arbain atau shalat wajib berjamaah sebanyak 40 waktu tanpa putus di Masjid Nabawi.

Mereka akan tinggal di Madinah selama delapan hingga sembilan hari sebelum pulang ke Tanah Air melalui Bandara Prince Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah.

Dari Makkah juga dilaporkan, sebanyak delapan dari 23 perusahaan katering yang dikontrak oleh Panitia Penyelenggara Haji Indonesia (PPHI), Rabu, masih bertugas memberikan layanan makan siang dan malam pada hari terakhir layanan katering bagi jamaah Indonesia.   Didi Purwadi, M Amin Madani ed: Wachidah Handasah