Sunday, 6 Sya'ban 1439 / 22 April 2018

Sunday, 6 Sya'ban 1439 / 22 April 2018

Nikmati Aliran Gas Murah

Selasa 28 April 2015 15:00 WIB

Red:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Masyarakat Jambi kini sudah bisa menikmati fasilitas jaringan pipa gas yang tersambung ke rumah-rumah penduduk. Jaringan gas (jargas) ini menghubungkan jalur pipa gas alam dari lapangan migas terdekat di Jambi ke rumah-rumah penduduk untuk dimanfaatkan sebagai bahan bakar memasak.

Jargas rumah tangga di Jambi ini telah dibangun sejak 2013 oleh pemerintah. Pemerintah pun telah menugaskan PT Pertamina Gas (Pertagas) untuk melakukan pengelolaan jargas bagi 4.000 rumah tangga di Jambi.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengatakan, masyarakat Kota Jambi selangkah lebih maju dalam kehidupan rumah tangganya karena telah menikmati gas sampai ke rumah. Hingga Agustus, sekitar 4.000 rumah tangga dari total 7,9 juta sudah menikmati gas.

"Manfaatnya luar biasa untuk penghematan seluruh Jambi Rp 45 miliar sebulan kalau seluruhnya disambung maka bisa jadi uang untuk investasi," kata Sudirman saat meresmikan pengelolaan jargas rumah tangga Kota Jambi, baru-baru ini.

Pembangunan jargas untuk rumah tangga merupakan salah satu program prioritas nasional yang bertujuan untuk diversifikasi energi, pengurangan subsidi, penyediaan energi bersih, efisiensi, ramah lingkungan, dan murah. Dalam lima tahun ke depan, pemerintah sudah mengalokasikan dana pengembangan jargas di 10 kota besar di Indonesia yang akan menjangkau 40 ribu rumah tangga.

"Dengan beroperasinya jargas di Jambi ini Pertamina bersama anak perusahaan membantu menyukseskan program percepatan penggunaan gas untuk rumah tangga serta pengembangan bisnis gas yang terintegrasi," jelas Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto.

Selain di Jambi, Pertagas melalui anak perusahaannya PT Pertagas Niaga telah mengelola jargas di Prabumulih (Sumatra Selatan) dan Sengkang (Sulawesi Selatan). Setelah mendapat penugasan pemerintah pada 2013 untuk mengembangkan jargas bagi 4.640 rumah tangga, pada 2014 mampu mengembangkan jaringan untuk 2.626 rumah tangga.

Untuk mengalirkan gas di Jambi, pemerintah memberikan alokasi gas 0,5 mmscfd dari lapangan JOB Pertamina-Talisman Jambi Merang. Dengan alokasi gas yang cukup banyak untuk gas rumah tangga, Pertagas Niaga akan mengembangkan lagi jargas untuk 2.364 rumah tangga pada tahun ini yang terdiri atas 1.523 sambungan rumah tangga dan 618 sambungan pelanggan kecil.

"Jargas penugasan dari pemerintah belum mampu menjangkau seluruh kebutuhan masyarakat di Kota Jambi sehingga jaringannya masih perlu pengembangan, apalagi gas yang tersedia masih mencukupi dan lebih ekonomis," kata Direktur Utama Pertagas Hendra Jaya.

Gubernur Jambi Hasan Basri Agus menyambut baik program tersebut. Menurutnya, kebijakan dari program konversi minyak tanah ke elpiji tiga kilogram yang dimulai 2007 baru mampu menjangkau 36 persen rumah tangga dan usaha mikro di Provinsi Jambi.

Dari total 1,4 juta permintaan tabung elpiji tiga kilogram, kata dia, yang tersedia hanya 682 ribu tabung. Sehingga, masih dibutuhkan pasokan elpiji cukup besar. "Tambahan infrastuktur jarigan gas rumah tangga ini dapat memenuhi kebutuhan energi dan mendorong pertumbuhan ekonomi serta mengurangi subsidi penggunaan minyak," ujarnya. c85 ed: Nidia Zuraya

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA