Minggu, 6 Sya'ban 1439 / 22 April 2018

Minggu, 6 Sya'ban 1439 / 22 April 2018

Tarhib Ramadhan Al Mukhlisin Sawangan, Teladani Tugas Rasulullah SAW

Jumat 03 Juni 2016 17:00 WIB

Red:

Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Mukhlisin, Sawangan, Depok menggelar tarhib Ramadhan sekaligus peringatan Isra Mi'raj, Kamis (26/5).

Ustaz Abi Makki didaulat untuk memberikan tausiyah menjelang Ramadhan dan peringatan Isra Mi'raj.

Sebelum tabligh, tarhib Ramadhan dimeriahkan dengan pawai obor dan qasidah Majelis Taklim Keputrian Barokatul Ummah.

Ketua DKM Al Mukhlisin Ali Ahmudi menuturkan, semua praktik ibadah dalam Islam harus memenuhi sekurangnya empat dimensi. Yakni aspek akidah, syariah, sejarah dan ijtimaiyah (sosial).

"Peringatan hari besar setidaknya memenuhi dua aspek yakni sosial dan sejarah," papar Ali. Ali menilai, peringatan Isra Mi'raj bukan sebatas seremoni yang bersifat artifisial. Namun bisa dikedepankan aspek sejarahnya. Ia menerangkan napak tilas perjalanan Rosulullah SAW khususnya terkait Isra Mi'raj dan hubungannya dengan ibadah shalat. "Harapannya kita bisa mengambil spirit dan filosofi dari ibadah shalat," terang Ali.

Kedua, papar Ali, adalah aspek ijtimaiyah. Tabligh Akbar tarhib Ramadhan dan Isra Mi'raj bisa membangun kebersamaan dan silaturahim sesama Muslim. "Tetap dilandasi semangat shalat berjamaah, sehingga jadi dasar hubungan persaudaraan dalam Islam," papar dia.

Ali juga menegaskan, pelibatan anak-anak dalam pawai obor juga bagian dari pendidikan terhadap generasi masa depan. Mereka dikenalkan dengan syiar agama dan kegembiraan menyambut bulan Ramadhan.

Ustaz Abi Makki dalam tausiyahnya menerangkan, Allah SWT akan memberkahi orang-orang yang berkumpul dalam majelis ilmu. Ustaz Abi menerangkan, saat umat Islam berkumpul dalam majelis ilmu, maka malaikat akan menaungi dengan sayap-sayap mereka.

Selain itu, umat yang berkumpul dalam majelis ilmu akan dibangga-banggakan oleh Allah SWT. "Jadi, nama jamaah sekalian disebut satu per satu oleh Allah SWT," papar dia.

Ustaz Abi Makki mengawali penjelasan soal Isra Mi'raj, mengenai pentingnya memahami apa sejatinya tugas Rasulullah SAW diutus kepada manusia. Menurut Ustaz Abi Makki, Rasulullah SAW diutus untuk menjadi rahmat seluruh alam. Hal tersebut diterangkan dalam Alquran. Allah SWT berfirman, "Kami tidak mengutus engkau, Wahai Muhammad, melainkan sebagai rahmat bagi seluruh manusia" (QS al-Anbiya [21]: 107)

Rahmat bagi seluruh alam, papar Ustaz Abi Makki, tidak akan bisa diterapkan jika tidak ada perbaikan akhlak. Perbaikan akhlak juga salah satu alasan Rasulullah SAW diturunkan untuk menyeru manusia.

Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya aku hanya diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia." (HR Bukhari). "Jadi ada korelasinya antara menyempurnakan akhlak dengan rahmat bagi semesta," ungkap Ustaz Abi Makki.

Kaitannya dengan Isra Mi'raj, Ustaz Abi Makki menerangkan, jika hakikat Isra Mi'raj adalah shalat. Sesuai dengan firman Allah, shalat dapat mencegah perbuatan keji dan munkar. "Nah, menyempurnakan akhlak ternyata bisa dengan shalat, karena bisa mencegah keburukan," papar dia.

Soal Ramadhan, Ustaz Abi Makki menerangkan, ada perbedaan antara shiyam dengan shaum. Shiyam terdapat dalam Alquran surah al-Baqarah ayat 183, "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kamu bertakwa."

Shiyam disini, terang Ustaz Abi Makki, adalah puasa menahan lapar dan haus. Shiyam memiliki waktu tertentu, yakni dari terbit fajar hingga tenggelamnya matahari.

Sementara, makna shaum bisa dilihat di surah Maryam ayat 26. "Maka makan, minum, dan bersenang hatilah kamu. Jika kamu melihat seorang manusia maka katakanlah, 'Sesungguhnya aku telah bernazar berpuasa untuk Tuhan Yang Maha Pemurah maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusia pun pada hari ini'."

Shiyam dalam ayat tersebut bermakna menahan berbicara dengan manusia. Berarti, hakikat shiyam adalah menahan apa-apa yang keluar dari lisan manusia. "Dan shiyam waktunya sepanjang hayat menjaga lisan," urai Ustaz Abi Makki. Oleh Hafidz Muftisany

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA