Sabtu, 8 Muharram 1436 / 01 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Perhitungan Zakat Penghasilan

Rabu, 22 Juni 2011, 13:35 WIB
Komentar : 1
Agung Supriyanto/Republika
Membayar Zakat/Ilustrasi
Membayar Zakat/Ilustrasi

Pertanyaan :


Assalamu'alaikum wr.wb.
Saya seorang karyawan, yang setiap bulannya mendapatkan gaji tetap.
Saya juga punya penghasilan tambahan, tapi besarnya tidak menentu, selain gaji yang selalu diterima.

Ada beberapa pertanyaan yang ingin saya ajukan :
1.Berapa besarnya zakat penghasilan dari gaji setiap bulannya ?
2.Apakah saya juga harus mengeluakan zakat yang bersumber dari penghasilan tambahan?

Demikian pertanyaan ini saya sampaikan.
Makasih atas jawabannya, semoga bermanfaat bagi kami khususnya dan pembaca.

Wassalaamu'alaikum wr.wb
 
IM

 

 

Jawaban :

Wa'alaikumsalam warrahmatullahi wabarakatuh
Semoga Allah SWT merahmati kita semua

1.Besarnya zakat 2.5% di qiyaskan dengan zakat emas dan perak.(Hadits Abu Dawud)

2.Mengenai penghasilan tambahan yang tidak menentu baru dikenakan zakat kalau sudah melewati satu tahaun. Ditambah dengan gaji saudara jika sudah melewati nisab maka baru dikenakan zakat. Rasulullah bersabda, yang artinya : "tidak ada(wajib) zakat pada harta seseorang sebelum satu tahun (HR Daruqutni)

 

 

 

Rubrik konsultasi ini diasuh oleh Ustadz Muchsinin Fauzi, LC. Kirimkan pertanyaan Anda ke:ustadz@rol.republika.co.id

"Orang munafik adalah orang yang banyak mencela, dan merasa dirinya lebih baik dibandingkan saudaranya"((HR Tirmidzi))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Soal DPR Tandingan, Ketua DPD:Tunjukkan Semangat Merah Putih untuk Indonesia Hebat
JAKARTA -- Koalisi Indonesia Hebat (KIH) membentuk DPR tandingan. Kepada wartawan, Jumat (31/10) ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Irman Gusman turut prihatin. Ia...