Kamis, 25 Syawwal 1435 / 21 Agustus 2014
find us on : 
  Login |  Register
Jumat, 30 September 2011, 10:14 WIB

Menyusui Saat Hamil, Kolostrum Hilang?

medelabreastfeedingus.com
Kolostrum

Tanya:

Setelah saya membaca jawaban bahwa boleh menyusui saat hamil, timbul pertanyaan apakah kolostrum (cairan ASI pertama berwarna kuning) pada ASI saat bayi baru lahir akan tetap ada? Sedangkan saat hamil masih tetap menyusui.

Ratna



Jawab:

Dear ibu,

Salam kenal dari saya. Senang sekali membaca surat dari ibu yang  begitu memperhatikan berbagai informasi tentang ASI dan menyusui.

Begini, Kolostrum akan mulai diproduksi pada trimester III kehamilan sampai hari ketiga atau keempat setelah persalinan.Ketika seorang ibu melahirkan bayinya dankemudian  plasenta terpisah dari rahim, produksi hormon-hormon laktasi akan mulai bertambah banyaknya.  Kemudian pembentukan ASI akan berlanjut  mulai dari produksi  kolostrum sampai dengan produksi ASI matur.

Banyak ibu yang khawatir apakah aman bila anak mereka yang lebih besar tetap menyusu saat dirinya hamil.

Tetap menyusui saat akhir kehamilan (saat kolostrum sudah mulai diproduksi) dapat juga memberikan manfaat  bagi anak yang lebih besar. Karena  kolostrum mengandung ekstra nutrien dan antibodi yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh anak tersebut (immune boost).

Kolostrum akan diproduksi sesuai dengan kebutuhan artinya sesuai  suplai  dengan kebutuhan sehingga  Ibu akan memproduksi kolostrum yang cukup untuk kedua anaknya, termasuk yang didalam kandungan. Sehingga menyusui saat hamil tidak mempengaruhi kebutuhan bayi yang akan lahir untuk mendapatkan kolostrumnya.

Setelah bayi lahir, pada beberapa hari pertama pastikan bayi tersebut mendapatkan kolostrum terlebih dahulu sesuai dengan kebutuhkannya. Dengan menyusuinyalebih dahulu baru kemudian anak yang lebih besar.

Kandungan zat gizi pada kolostrum berbeda dengan ASI matur, sehingga rasanya pun berbeda. Hal ini sering menyebabkan anak yang lebih besar tidak lagi menyukai  ASI ibunya (kolostrum)dan bisa saja mereka akan menyapih sendiri.

Demikian kiranya informasi saya yang berhubungan dengan pertanyaan Ibu. Semoga bermanfaat ya.

Salam



dr.Sylvia Haryeny, IBCLC
Tim Konselor Laktasi Kemang Medical Care









Konsultasi Laktasi diasuh oleh Tim Konselor Laktasi Kemang Medical Care dan Perkumpulan Perinatologi Indonesia (Perinasia) cabang DKI Jakarta. Kirimkan pertanyaan Anda ke laktasi@rol.republika.co.id




Redaktur : Johar Arif
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda
Para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasanya ketika saling berjumpa di hari Ied mereka mengucapkan: Taqabbalallahu Minna Wa Minka (Semoga Allah menerima amal ibadah saya dan amal ibadah Anda)(HR Imam Ahmad dalam Al Mughni (3/294))