Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Mau Usaha Tapi Ragu Melulu

Kamis, 14 Maret 2013, 10:02 WIB
Komentar : 0
projekt-kljucic.com
Bisnis (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, Assalamu'alaikum, selamat pagi pak, saya sangat berkeinginan sejak setahun yg lalu menjadi pengusaha, tapi saya bingung selalu saja saya hanya mempunyai keberanian dan perencanaan sesaat lalu semua hilang lagi karena ragu. Tidak ada keluarga saya yang enterpreneur, mungkin itu alasannya keluarga saya sangat berhati-hati. Kalau biasanya orang terkendala oleh modal, saya terkendala oleh ide dan perencanaan yang matang. Saya mempunyai modal hampir 20 juta tapi saya bingung harus membuka usaha apa. 

 

Hamazi (24 tahun)

 

Jawaban:

Wa'alaikumsallam wr, wb, untuk mas Hamazi yang baik, kehendak dan keinginan memang harus disertai dengan alasan serta perhitungan yang matang, tentu tidak salah bila keluarga memberikan wejangan demikian. Namun juga tidak tepat bila kemudian entrepreneur itu dikategorisasikan sebagai bakat genetik yang mengalir dalam silsilah keluarga.

Semua orang dapat menjadi entrepreneur, tetapi tidak semua orang mau mencoba memulai ber-entrepreneur. Nah, dalam hal ini yang harus tepat diletakkan pada posisinya adalah entrepreneur itu bukan jalan yang mulus dan mudah, pasti ada kelok, turunan maupun pendakian dalam proses dan waktu. Untuk itu, kesiapan mental yang disertai formula dan kalkulasi bisnis adalah yang terpenting.

Berkaitan dengan ide bisnis, seperti pernah diungkapkan sebelumnya bahwa modal bukan penentu segalanya. Awali dengan mempelajari lingkungan Anda, banyak berdiskusi dengan pelaku usaha, membaca buku mengenai kewirausahaan, hingga akhirnya memulai sendiri adalah bagian dari proses tersebut. Harus disertai dengan kesenangan hati menjalankan apa yang anda harapkan.

Kita semua diajarkan untuk berdoa serta berusaha yang terbaik, karenanya kita harus memahami makna keilmuan dari apa yang akan dilakukan. Bisnis dapat dipelajari untuk meminimalisasi potensi kerugian, dalam hal ini kegagalan usaha adalah bagian dari cakupan usaha. Jadi merupakan konsekuensi dari potensi dan risiko.

Oleh karena itu, ketahui dengan benar apa yang menjadi risiko dari usaha yang dipilih kemudian lakukan berbagai langkah yang dapat mengatasinya untuk dapat mengoptimalkan peluang menjadi sebuah keuntungan usaha. Jangan pernah bingung, mulai dari lingkup lingkungan terdekat coba perhatikan apa yang bisa dikelola sehingga menjadi sebuah usaha. Tetap semangat, salam entrepreneur. (EK)

 

Ery Kasman, SE, Msi

Direktur Entrepreneur Institute Cinere

 

 

 
Rubrik konsultasi ini bekerja sama dengan Entrepreneur Institute.
www.entre-institute.com

Kirimkan pertanyaan ke: wirausaha@rol.republika.co.id

Redaktur : Endah Hapsari
4.458 reads
Siapa saja yang telah kami angkat untuk mengerjakan suatu pekerjaan/jabatan kemudian kami telah memberikan gaji, maka sesuatu yang diterima di luar gajinya yang sah adalah ghulul (korupsi)((HR. Bukhari))
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...