Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Buka Bisnis Toko Suku Cadang Motor, Bagaimana Caranya?

Sabtu, 09 Maret 2013, 10:56 WIB
Komentar : 0
Sepeda motor baru

REPUBLIKA.CO.ID, Salam sejahtera pak, sekiranya apa kiat-kiat dan apa yang harus saya rencanakan terlebih dulu sebelum membuka usaha toko sparepart (suku cadang) motor saya pak? Terima kasih.

 

Daud (27 tahun)

Cirebon

 

Jawaban:

Salam untuk Mas Daud, semoga tetap bersemangat terus untuk dapat memulai usahanya ya. Bila kemudian ditanya apa yang harus dilakukan terkait dengan kehendak untuk membuka usaha sparepart motor, maka tentu beberapa hal terkait perlu dibuat dalam indikator yang terukur.

Sebelumnya coba perhatikan populasi motor ditempat Anda, ada berapa merek serta apa merek yang dominan. Kemudian survei apakah semua agen penjual merek tersebut ada di daerah Anda, atau pembeli merek tertentu harus pergi ke kota lain untuk membelinya?

Lakukan pemetaan lokasi pelaku yang sejenis yakni penjual sparepart motor dalam radius 5 Km, tentukan titik Anda dan bagaimana persaingan terdekat. Tidak lupa pula perhatikan outlet penjualan sparepart yang resmi dari pabrikan tertentu dan outlet yang ramai pembeli, kemudian catat apa yang membuat konsumen kesana? Bisa dengan menjajaki sendiri tentunya.

Setelah itu, lakukan pendalaman apakah anda akan mempersiapkan sparepart untuk semua merek motor atau hanya spesifik brand tertentu? Pastikan sparepart yang Anda jual adalah yang terbaik dalam kualitas dan harga, tentu sebagai penjual Anda harus memahami jenis dan kegunaan sparepart tersebut.

Ada baiknya lakukan penataan lokasi outlet Anda sehingga dapat terlihat rapi dengan keteraturan stok sparepart disamping hal tersebut akan membantu memudahkan Anda untuk dapat mengendalikan jumlah persediaan agar tidak overstok. Dan lakukan pembinaan dengan suplier sparepart sehingga ada fleksibilitas dalam termin serah terima barang dan pembayaran.

Terakhir, menurut hemat saya, yang tidak dapat dipisahkan dari toko sparepart adalah pemberian jasa pemasangan, sehingga secara terpadu dapat diintegrasi dengan bengkel service khusus motor, boleh dikombinasikan pula dengan pencucian motor. Jalankan pola promosi dengan papan nama atau pendekatan ke komunitas motor (kelompok pegawai negeri, karyawan maupun tukang ojek secara kumpulan) yang ada, hal ini dapat diimprovisasi sesuai kondisi lokal.

Pada intinya semua dilakukan agar pembeli dapat melaksanakan semua kebutuhan terkait pada satu waktu dan satu tempat atau yang dikenal dengan One Stop Services. Demikian Mas, semoga segera memulai usahanya dan tetap semangat, salam Entrepreneur. (EK)

 

Ery Kasman, SE, Msi

Direktur Entrepreneur Institute Cinere

 

 

 
Rubrik konsultasi ini bekerja sama dengan Entrepreneur Institute.
www.entre-institute.com

Kirimkan pertanyaan ke: wirausaha@rol.republika.co.id

Redaktur : Endah Hapsari
5.630 reads
Apabila Allah memberikan kenikmatan kepada seseorang hendaknya dia pergunakan pertama kali untuk dirinya dan keluarganya.((HR. Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...