Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Tips Ingin Memulai Usaha

Rabu, 14 November 2012, 16:07 WIB
Komentar : 0
glassdoor.com
Memulai bisnis (ilustrasi)

 

Pertanyaan:

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Maaf, Pak, saya mau bertanya, bagaimana ya caranya agar bisa memiliki keberanian untuk memulai suatu usaha? Terima kasih.


Ahmad Farihin



Jawaban:

Wa'alaikumsalam Wr. Wb.

Mas Ahmad yang baik hati, yang terpenting adalah ada niat dan kesungguhan. Tentu saja keberanian bukanlah sesuatu yang muncul dengan tiba-tiba. Dalam hal ini, perlu ada kesadaran pula dari wirausahawan muda bahwa pilihan menjadi pengusaha adalah sebuah hal yang penuh dengan kalkulasi, kematangan dan perhitungan yang tepat, meski hal tersebut tetap mengandung potensi kegagalan.

Seorang pengusaha adalah pemilik gagasan masa depan, yaitu mempunyai mimpi (visi) serta menyusun tujuan dalam mimpinya dengan runtunan kerja sesuai. Salah satu statement yang menarik di beberapa pekan terakhir ini adalah pernyataan Gubernur Jakarta yakni Pak Jokowi di depan para pengusaha muda, untuk terjun langsung di dunia usaha yang rill.

Jokowi (10/11) sambil memegang catatan kecil dalam seminar itu tadi mengatakan, "Yang penting dalam menapaki hidup ini termasuk sebagai wirausahawan adalah ”berani nyemplung“ (ke sungai). Harus berani, kalau tidak berani nyemplung, maka tidak pernah akan menangkap ikan dan sekali nyemplung jangan cuma tangkap ikan. Bagaimana jika ketika sudah nyemplung ketemu buaya? Ya harus dilawan, mosok mau menangkap ikan terus, itu sudah risiko kalau mau berhasil. Harus dilawan biar buaya juga."

Sesuai dengan hal tersebut, memang keberanian adalah suatu hal yang perlu ditumbuhkan sekaligus dibina. Dalam konteks kewirausahaan, maka sebuah keberanian merupakan kehendak serta sikap mental untuk tidak mudah menyerah dan mau berjuang mencapai tujuan akhir dalam mimpi yang telah disusun tersebut. Demikian ya, Mas Ahmad, semoga semakin bulat tekad dan semangat serta spiritnya untuk memulai usaha. Salam Entrepreneur. (EK)


Ery Kasman, SE, MSi  
Direktur Entrepreneur Institute Cinere

 


 
Rubrik konsultasi ini bekerja sama dengan Entrepreneur Institute.


Kirimkan pertanyaan ke: wirausaha@rol.republika.co.id

 

 

Redaktur : Miftahul Falah
4.496 reads
Salah satu di antara kalian tidak beriman sebelum ia mencintai saudaranya (atau beliau bersabda: tetangganya) seperti mencintai diri sendiri. (HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...