Thursday, 9 Ramadhan 1439 / 24 May 2018

Thursday, 9 Ramadhan 1439 / 24 May 2018

Inilah yang Perlu Diperhatikan Seorang Agen Produk

Senin 09 April 2012 13:46 WIB

Red: Miftahul Falah

Bisnis (ilustrasi)

Bisnis (ilustrasi)

Foto: galeriukm

Pertanyaan:

Saya sedang menjajaki peluang untuk membawa beberapa produk dari luar negeri ke pasar lokal. Sesuai dengan tren yang dicermati, umumnya beberapa produk dengan style dari luar negeri kemudian menjadi boom di Indonesia. Apa saja yang perlu saya perhatikan untuk menjadi agen produk dari luar negeri ya, Pak? Terima kasih sebelumnya.

Endah Kurniati, Malang - 31tahun

Jawaban:

Salam untuk Ibu Endah. Bagi saya, peluang kewirausahaan dapat diinspirasi oleh berbagai produk maupun jasa yang berasal baik dari dalam maupun luar negeri. Sayangnya, uraian yang ibu maksudkan dalam sektor usaha terkait yang akan dijalankan, belum tergambar secara jelas. Namun, ada beberapa hal yang memang secara prinsip patut mendapatkan pencermatan.

1.  Produk atau jasa apa saja yang akan menjadi fokus bisnis Ibu Endah? Saat ini, kita memang tengah dikepung oleh berbagai produk asing dengan agen penjualan di dalam negeri. Bayangkan, berbagai gerai makanan cepat saji hingga merek elektronik maupun otomotif begitu merajalela. Nah, untuk itu memang perlu kejelian dalam menilai pangsa pasar yang akan disasar sebagai target market. Selain itu, jenis produk maupun jasa yang akan dipilih sebagai usaha tentu akan memiliki siklus bisnis yang berbeda. Usahakan pilihan tersebut akan lebih cenderung ke arah produk/ jasa dengan lifecycle yang panjang, sehingga konsumsi kebutuhan akan lebih kontinu dan dapat sustain.

2. Skema kerjasama yang akan dilaksanakan seperti apa? Dalam hal ini, banyak pola yang dapat menjadi pilihan, seperti menjadi master franchise ataupun sebagai agen penjualan lokal, sampai eksklusif distributor regional, maupun hanya menjadi importir yang based on order saja sifatnya. Berkenaan dengan hal tersebut, maka faktor kesiapan sistem internal perusahaan yang perlu dibangun dengan kuat, baik dari persiapan kerangka kebutuhan SDM, format operasional, saluran distribusi penjualan sampai kepada persiapan modal usaha.

3. Sebagai faktor pertimbangan terkait, bila telah memiliki jaringan koneksi dengan internasional, maka bisa dimungkinkan untuk melakukan penjajakan pasar luar negeri bagi produk lokal. Dalam artian, cross selling, sehingga kita tidak hanya menjadi market bagi produk asing, tetapi juga mampu melakukan pemasaran produk dalam negeri di manca negara. Potensi pasar luar negeri tentu juga sangat besar, sehingga diharapkan dapat membantu menumbuhkan daya saing produk lokal, bila hal tersebut bisa dibawa ke luar negeri.

Perlu dipahami, tentu tidak semua produk/jasa yang memiliki branding luar negeri tersebut dapat dipasarkan di dalam negeri sesuai dengan harapan. Salah satunya, tentu akan berkaitan dengan pola konsumsi dari market lokal. Sehingga, harus cermat melakukan pilihan yang akan diambil ya, Bu.

Pada prinsip perdagangan modern, yang terlebih dahulu dilakukan yakni riset pasar. Sehingga, akan dimulai dengan evaluasi dan pembelajaran kebutuhan konsumen dalam negeri. Bila hal tersebut telah dilakukan sebelumnya, maka pilihan produk/jasa yang akan dibawa dari luar negeri ke market domestik akan sesuai dengan kebutuhan yang timbul.

Demikian yang dapat disampaikan, Bu. Semoga sukses dalam usahanya. Salam Entrepreneur.

Ery Kasman, SE, MSi 

Direktur Entrepreneur Institute

Rubrik konsultasi ini bekerja sama dengan Entrepreneur Institute.

Kirimkan pertanyaan ke: wirausaha@rol.republika.co.id

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA