Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Akupunktur, Efektif atau Tidak?

Kamis, 14 Maret 2013, 09:14 WIB
Komentar : 0
bilgiustam.com
Akupunktur (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, Sekarang sdh banyak di rumah sakit metode akupunktur. Sebenarnya, apa pertimbangan medisnya dan sejauh mana efektivitasnya? Adakah syarat medisnya seseorang boleh atau tidak melakukan akupunktur?

 

Budi 

Depok

 

Jawaban:

Pak Budi yang baik, memang sekarang sudah banyak rumah sakit yang melayani terapi akupunktur medik. Pertimbangannya bahwa manfaat akupunktur medis ini sudah dapat dibuktikan secara ilmiah dapat mengatasi penyakit yang diderita pasien. Terapinya tidak bertentangan dengan kaidah ilmu kedokteran barat / konvensional, melainkan berjalan seiring dengan pengobatan konvensional. Dewasa ini banyak penelitian klinik dilakukan dalam bidang akupunktur, efektivitasnya cukup memuaskan.

Akupunktur telah berkembang dari konsep tradisional klasik menjadi Akupunktur Medik, dengan perkembangan ilmu biomedik di negara Barat pada akhir abad ke-20 maka pada saat ini berkembang ilmu akupunktur medik yang merupakan bagian dari ilmu kedokteran fisik, berlandaskan pada neuroscience dan evidence based.

WHO telah menerima akupunktur medik sebagai suatu cara pengobatan dan merekomendasikan akupunktur untuk diintegrasikan dalam Sistem Kesehatan Nasional.

Akupunktur medik dipelajari oleh dokter untuk diintegrasikan pengobatannya sesuai kondisi medis pasien, mengombinasikan pengetahuan kedokteran barat dengan ilmu akupunkturnya. Dalam pengobatan, akupunktur dapat dipakai sebagai suatu cara terapi untuk : berbagai keadaan nyeri seperti nyeri kepala, migren, nyeri bahu, nyeri lambung, nyeri haid, nyeri sendi;  kelainan fungsional seperti hemiparesis, kesemutan, kelumpuhan muka; mengurangi nafsu makan, menurunkan kadar gula darah, meningkatkan stamina, efek analgesi pada operasi dan lain-lain.

Kondisi yang tidak boleh melakukan akupunktur yaitu bila keadaan fisik yang terlalu lemah, adanya tumor, infeksi sistemik, atau luka di tempat penusukan. Karena ada kondisi tertentu yang menjadi indikasi maupun kontraindikasi dilakukan akupunktur, maka sebaiknya dilakukan oleh tenaga medis yang terlatih.

Demikian uraian saya, semoga dapat menjawab pertanyaan bapak. Terima kasih. (Sri)

 

dr.Sri Ardiyati A, Sp.Ak    

Spesialis Akupunktur Medik di RS Meilia Cibubur

 

 

 

Kolom Dokter Kita diasuh oleh RS.Meilia Cibubur
Kirim pertanyaan Anda ke email : kesehatan@rol.republika.co.id

 


Redaktur : Endah Hapsari
2.565 reads
Tiadakah kamu mengetahui bahwa kerajaan langit dan bumi adalah kepunyaan Allah? Dan tiada bagimu selain Allah seorang pelindung maupun seorang penolong. ((QS. Al-Baqarah [2]:107))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...