Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Ingin Cerai, tapi...

Selasa, 04 Desember 2012, 15:13 WIB
Komentar : 0
kampungtki.com
Perceraian (ilustrasi)

Pertanyaan:

Sedih hati saya, bu, setelah hampir 5 tahun berumah tangga dengan suami kini kami sedang memikirkan untuk berpisah. Saya sungguh tidak tahan dengan kekerasan hati, sikap, perilaku dan bahkan terkadang kekerasan fisik yang saya alami. Bu, bagaimana saya mengubur masa lalu dan menjalani hidup saya kembali, karena selama ini saya bergantung dengan suami? Bagaimana dengan anak-anak kami?


DS, 36 tahun



Jawaban:

Untuk Ibu DS yang baik, janganlah bersedih dan berkeras hati, dalam situasi seberat apapun maka upayakan untuk dapat melunakkan hati kita selalu. Salah satu hal terpenting dalam pembangunan hubungan berkeluarga adalah membentuk jalinan pola hubungan komunikasi yang setara dengan suami. Nah pada posisi itu, kunci utamanya adalah keterbukaan, kejujuran dan kasih sayang.

Dalam kondisi penuh emosi memang keputusan mudah sekali dibuat, namun mengandung berbagai konsekuensi di kemudian hari. Bila mungkin masih dapat dilakukan perbaikan dalam merumuskan kembali pola komunikasi dalam keluarga, maka sebaiknya berbaiklah/rujuk kembali, mengingat anak.

Kalau hanya mengambil keputusan untuk berpisah, itu tentu tidak sesulit bagaimana memelihara/ memupuk/ menyiram hubungan keluarga. Tentu harus dipahami bahwa dalam perkawinan tidak hanya bisa menerima kelebihannya saja, TAPI juga harus bisa menerima kekurangannya.

Perkawinan adalah menyatukan dua kutub yang berbeda. Bukan hanya hubungan Ibu dan suami saja. TAPI juga harus bisa menyatukan dua keluarga besar. Tentu kita tidak menyetujui adanya perilaku atau bahkan tindakan yang menjurus pada perbuatan kekerasan fisik, namun perlu dilakukan evaluasi bersama mengapa kemudian hal tersebut muncul dan mengemuka.

Sesekali ada kalanya perlu mengambil waktu secara berdua dengan pasangan. Memang, di tengah dunia modern kita pasti berhadapan dengan rutinitas dan kejenuhan. Untuk itu, sarana menjalin pola hubungan komunikasi dengan pasangan adalah sebuah langkah untuk mendapatkan kembali gairah kasih dan sayang, mengenang romansa, serta menentukan rancangan masa depan keluarga.

Di samping itu, untuk ibu DS dapat pula mencari aktivitas positif untuk bisa mengalihkan masa lalu yang selalu teringat, mendekatkan diri dalam ibadah ataupun bisa menambah kemampuan serta wawasan. Saran saya, keduanya, yakni Ibu dan suami, HARUS saling introspeksi diri. Saling mengoreksi sikap dan perilaku masing-masing.

Bukan Bapak saja yang HARUS berubah, namun ibu juga harus berubah. Bila memungkinkan ada mediasi, misalkan keluarga yang dituakan bisa menengahi masalah Ibu. Atau berkonsultasi dengan tokoh agama, maupun dapat menguraikan masalah pada tenaga profesional, diharapkan dapat membantu masalah yang Ibu hadapi. Demikian semoga bermanfaat untuk Ibu DS, salam bahagia sekeluarga. (An)


Anastasia, M.Psi,Psi
Psikolog di RS Meilia Cibubur

 

Kolom Dokter Kita diasuh oleh RS.Meilia Cibubur
Kirim pertanyaan Anda ke email : kesehatan@rol.republika.co.id

Redaktur : Miftahul Falah
2.951 reads
Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga, mereka kekal di dalamnya. (QS Al-Baqarah [2[:82)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  cy Sabtu, 8 Desember 2012, 17:13
ap bnr jika seorg suami mgatakan kata cerai 3 kali dlm waktu satu hari udah termasuk jatuh talak 3?teman sy mengalami seprti itu tpi smpai saat ini suamiy mint rujuk,,sdgkan si istriy mau karn dia msh cinta dan igat anaky yg bru berumur 4th..mohon jwbny,,,trimakasih
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...