Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Inilah Kaitan Akupunktur dengan Pelangsingan Tubuh

Jumat, 30 November 2012, 09:10 WIB
Komentar : 0
bilgiustam.com
Akupunktur (ilustrasi)

Pertanyaan:

Dok, saya gadis berumur 28 tahun, saya memiliki masalah berat badan. Tinggi saya saat ini 160 cm sedangkan berat saya 70 Kg. Saya pernah mendengar ada metode akupunktur untuk pelangsingan. Kira-kira apa yang perlu saya lakukan terkait dengan program pelangsingan dengan akupunktur ya, dok? Karena dengan berat tubuh sekarang, saya sudah merasa sering kelelahan. Terima kasih.


Farah, Cibitung - 28 tahun



Jawaban:

Dear Mbak Farah, sesuai dengan apa yang diutarakan, maka posisi kondisi berat tubuhnya tergolong "Overweight". Perhitungan sederhana berat massa tubuh yang proporsional adalah dengan menggunakan satuan BMI (Body Mass Index) di mana berat badan (BB) seseorang (kg) dibagi dengan tinggi badan (TB) pangkat dua (m2), sebagai berikut:

BMI = (BB) / (TB * TB)

Di mana range hasil ditentukan bila nilainya < 18.5 tergolong kategori "Underweight". Bila BMI di antara 18.5 – 24.9 termasuk rentang "Normal Weight", sedangkan untuk nilai di atas 25 termasuk kategori "Overweight".

Pada prinsipnya, mekanisme akupunktur medis dalam treatment terhadap pasien obesitas, untuk melakukan pelangsingan tidak dapat terpisah dari kombinasi dua pola utama yang menjadi arus utama, yakni pola diet atas asupan makanan (handling problem gizi) dan pola aktivitas fisik seperti berolahraga.

Akupunktur medis berperan untuk menakan nafsu makan dengan melakukan perbaikan sistem pencernaan dan meningkatkan metabolisme tubuh. Metode yang akan digunakan dalam penanganannya adalah tusuk jarum dengan stimulator (elektroakupunktur). Nantinya, akan dilakukan penusukan jarum akupunktur sesuai dengan kondisi fisiknya.

Area yang akan menjadi target akupunktur berkisar di perut, kaki, tangan serta telinga. Metode ini akan dilakukan secara kontinu 2 kali dalam seminggu sampai terjadi penurunan berat badan. Umumnya, dalam kondisi minimal dengan melihat keterkaitan kegiatan tersebut akan dapat turun hingga 2 Kg atau bahkan dapat lebih.

Umumnya pasien akupunktur untuk pelangsingan setelah dilakukan terapi akan merasakan tubuh lebih ringan, tidak mudah lelah meski beraktivitas serupa dengan kondisi sebelumnya, lebih cepat kenyang dan tidak tergoda untuk makan di luar pola diet yang diterapkan. Demikian Mbak Farah yang dapat disampaikan, terima kasih. (SA)


dr Sri Ardiyati, SpAK
Spesialis Akupunktur Medis

 

Kolom Dokter Kita diasuh oleh RS.Meilia Cibubur
Kirim pertanyaan Anda ke email : kesehatan@rol.republika.co.id

Redaktur : Miftahul Falah
2.460 reads
Barangsiapa tidak meninggalkan kata-kata dusta dan perbuatan dusta maka Allah tidak butuh ia meninggalkan makan dan minumnya ((HR Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  nita Selasa, 18 Desember 2012, 15:53
Maaf,,dok
mungkin perhitungannya
BMI=BB/(TB/BB)
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...