Kamis, 24 Jumadil Akhir 1435 / 24 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Pernikahan Antar Golongan Darah Sama, Berpengaruh pada Keturunan?

Kamis, 18 Oktober 2012, 16:09 WIB
Komentar : 3
healthline.com
Cek golongan darah (ilustrasi)
Cek golongan darah (ilustrasi)

 

Pertanyaan:

Dok, saya dan pacar memiliki golongan darah yang sama yakni AB. Kami berencana menikah dalam waktu dekat. Yang ingin saya tanyakan adalah apakah pasangan suami istri yang memiliki golongan darah sama (AB) dapat memiliki kemungkinan kelainan pada janin? Karena saya sempat diingatkan oleh ibu dan bidan kenalan untuk melakukan cek dulu sebelum menikah. Sedangkan di keluarga saya tidak ada riwayat cacat fisik maupun riwayat sakit turunan. Terima kasih.


Riki, Bandung - 24 Tahun



Jawaban:

Untuk Mas Riki, tidak perlu bingung dengan pernyataan tersebut. Pemeriksaan dini sebelum pernikahan adalah sebuah hal yang tentu sangat baik, dalam melihat aspek medis antara calon pasangan. Sehingga dapat lebih memahami kondisi fisik medis masing-masing.

Berkaitan dengan pertanyaan tentang kelainan janin karena golongan darah yang sama (AB), maka dalam hal ini tidak ada masalah sama sekali dengan hal tersebut. Pada manusia terdapat 4 golongan darah (A, B, AB dan O) serta 2 Rhesus Faktor (positif dan negatif). Sehingga bila digabungkan, terdapat probabilitas 8 kemungkinan golongan darah yakni A, B, AB dan O ber-Rhesus Positif atau A, B, AB dan O ber-Rhesus Negatif.

Dengan demikian, kemungkinan pasangan dengan golongan darah yang sama, baik AB ataupun bukan sangatlah besar dan tidak berkaitan dengan kelainan bawaan pada janin. Hanya saja, kelainan dapat terjadi pada istri dengan Rhesus Negatif dan suami Rhesus Positif (umumnya orang Indonesia Rh +). Pada kondisi tersebut khususnya pada anak kedua, dapat terjadi abortus atau hidrofetalis. Namun saat ini, hal tersebut dapat dicegah dengan pemberian Gamma Globulin anti D pada ibu selama kehamilan.

Kiranya hal tersebutlah yang menjadi penting untuk diketahui dari hasil pemeriksaan dini sebelum pernikahan antara pasangan. Sehingga kita mengetahui dengan betul, bagaimana kondisi kita beserta pasangan serta hal apa yang perlu diperhatikan di kemudian hari bila pernikahan dilangsungkan. Konsultasi ke Spesialis Kandungan dan Kebidanan dapat dilakukan untuk diskusi dan pemeriksaan reproduksi. Demikian Mas Riki, semoga dapat membantu memperjelas ya. Terima kasih. (SC)


dr Samson Chandra, SpOG
Spesialis Kebidanan dan Kandungan RS Meilia Cibubur

 

Kolom Dokter Kita diasuh oleh RS.Meilia Cibubur
Kirim pertanyaan Anda ke email : kesehatan@rol.republika.co.id

 

Mereka bertanya, "Ya Rasulullah, apakah kami berobat?" Beliau menjawab, "Ya, wahai hamba-hamba Allah. Sesungguhnya Allah meletakkan penyakit dan diletakkan pula penyembuhannya, kecuali satu penyakit yaitu penyakit ketuaan (pikun)".((HR. Ashabussunnah))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  Viviane Tanzaq Senin, 8 April 2013, 15:29
Golongan darah O dan calon suami saya B, melihat kasus yang dialami oleh Nirina Zubir apakah kelak saya berpotensi memiliki anak yang lahir dengan penyakit kuning?Apa yang harus saya lakukan untuk mencegah hal tersebut agar tidak terjadi. mohon penjelasannya secara medis. Terimakasih
  Syakur Sabtu, 22 Desember 2012, 04:29
Apabila gol darah suami A dan Istri B....Apakah keturunan/anaknya otomatis akan mengikuti gol darar ortu..? Bagaimana bila gol darah anaknya beda dengan ortunya..?
  citra muchlis Sabtu, 10 November 2012, 18:19
apakah berbahaya jika ada benjolan di kepala anak. dekat dengan ubun-ubunnya.

  VIDEO TERBARU
MUI Harapkan PPP Islah
JAKARTA -- Internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) alami perselisihan. Akan hal tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta PPP untuk segera melakukan Islah. "Pada forum...