Sunday, 26 Zulqaidah 1435 / 21 September 2014
find us on : 
  Login |  Register
Wednesday, 04 April 2012, 13:08 WIB

Jangan Remehkan Duri yang Tersangkut di Tenggorokan

corbis.com
Sakit Tenggorokan/Ilustrasi

Pertanyaan:


Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Dok, nama saya Epy dan ingin bertanya. Kemarin saat saya makan bakso ikan dan menelan makanan, tiba-tiba seperti ada benda yang menusuk serta tertelan. Sepertinya benda tersebut tersangkut di tenggorokan. Menurut dokter, apakah hal tersebut berbahaya? Saya takut tenggorokan saya infeksi, karena kemungkinan duri ikan dari bakso yang saya makan tersebut. Mohon dijelaskan dok, karena sekarang rasanya sakit saat menelan.

Epy, Pondok Gede - 34 tahun


Jawaban:

Wa'alaikumsalam Wr. Wb.

Pak Epy yang baik, pasti tidak nyaman rasanya tertusuk duri di tenggorokan. Sebaiknya Anda menemui dokter THT untuk mendapatkan pemeriksaan menyeluruh pada tenggorokan Anda. Dokter akan memastikan tenggorokan yang nyeri tersebut apakah karena luka tergores duri, ataukah ada duri yang tertinggal.

Bila ada duri yang tertinggal, tentu penanganannya dengan ekstraksi secepatnya, dan pemberian obat-obatan sesuai gejala. Namun, bila dipastikan durinya tidak ada dan nyeri tenggorok hanya karena luka goresan duri pada jaringan lunak dinding tenggorok, dapat diberikan obat nyeri atau obat bengkak serta bila diperlukan dapat diberikan antibiotika.

Yang harus diwaspadai, terkadang cedera pada tenggorokan bagian belakang akibat tertusuk duri ikan juga bisa menyebabkan abses retrofaringeal selain karena infeksi kuman. Abses Retrofaringeal adalah suatu penimbunan nanah di dalam jaringan tenggorokan bagian belakang. Gejalanya berupa: 

- Riwayat nyeri tenggorokan, (yang bisa juga berasal dari infeksi hidung atau abses gigi);

- Demam tinggi; 

- Nyeri tenggorokan hebat; 

- Pembengkakan kelenjar getah bening leher; 

- Kesulitan menelan; 

- Drooling/keluar saliva banyak dari mulut;

- Gangguan pernafasan; 

- Retraksi interkostal (penarikan otot sela iga ketika penderita berusaha keras untuk bernafas); 

- Stridor (suara pernafasan yang kasar). 

Pembentukan nanah di daerah ini, bisa terjadi selama atau segera setelah infeksi tenggorokan yang disebabkan oleh trauma atau tertusuk duri. Komplikasi yang dapat terjadi dari keadaan ini yaitu sebagai berikut.

• Perdarahan di sekitar abses;

• Pecahnya abses ke dalam saluran udara (yang bisa menyebabkan penyumbatan saluran udara);

• Pneumonia;

• Penyebaran infeksi ke dada. 

Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. Rontgen atau CT-scan leher menunjukkan adanya rongga berisi nanah di antara tenggorokan dan tulang belakang leher. Juga pemeriksaan darah menunjukkan adanya peningkatan jumlah sel darah putih. 

Pembiakkan lendir tenggorokan, bisa menunjukkan adanya organisme penyebab. Untuk mengatasi hal ini, dokter akan melakukan pembedahan drainase (untuk membuang nanah) dan diberikan antibiotik dosis tinggi melalui infus. Semoga jelas dengan penjelasan yang saya berikan. Salam. (SB)


dr Selfiyanti Bimantara, SpTHT-KL.MKes

 

Kolom Dokter Kita diasuh oleh RS.Meilia Cibubur
Kirim pertanyaan Anda ke email : kesehatan@rol.republika.co.id



Redaktur : Miftahul Falah
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda
Harta tidak akan berkurang dengan sedekah. Dan seorang hamba yang pemaaf pasti akan Allah tambahkan kewibawaan baginya(HR. Muslim, no. 2588)