Friday, 30 Zulhijjah 1435 / 24 October 2014
find us on : 
  Login |  Register
Monday, 27 February 2012, 12:26 WIB

Ada Benjolan Kecil di Belakang Kepala Saya, Apakah Penyakit Berbahaya?

nikadon.com
Pusing/ilustrasi

Pertanyaan:

Dok, saya perempuan berusia 20 tahun. Saya menemukan benjolan kecil di belakang kepala saya bagian bawah, sekitar 1-2 cm di atas leher, dan apabila terbentur maka benjolan ini akan terasa sakit, bahkan sampai mengakibatkan saya pusing bahkan lemas lunglai serta berkunang-kunang. Mohon penjelasannya, apakah ini penyakit berbahaya? Bagaimana saya mengatasinya? Terima kasih.

Nadia, Bendungan Hilir - 20 tahun


Jawaban:

Hi Mbak Nadia, kondisi setiap benjolan di bagian tubuh manapun, di mana sebelumnya benjolan tersebut tidak ada, maka benjolan tersebut kita definisikan serta sebut sebagai tumor. Tumor dapat bersifat jinak, namun juga dapat bersifat ganas yang kita sebut kanker. Tumor jinak sifat pertumbuhannya lambat dan tidak berbahaya, tapi kalau kanker, pertumbuhannya cepat dan berbahaya karena sifatnya menyebar.

Untuk mengetahui apakah benjolan kecil di belakang leher itu berbahaya atau tidak, perlu dilakukan pemeriksaan lanjutan. Apabila benjolan tersebut bisa digerakkan dari dasarnya, berarti benjolan tersebut berasal dari jaringan dibawah kulit, tidak menempel pada organ tubuh yang lebih dalam. Dalam hal ini, kemungkinan besar benjolan tersebut suatu tumor jinak.

Namun jika benjolan tersebut menempel erat pada dasarnya (tidak bisa digerakkan), maka tumor tersebut berasal dari jaringan tubuh yang lebih dalam, atau tumor tersebut sudah menempel pada jaringan dibawahnya, kemungkinan benjolan tersebut suatu tumor ganas, yang tidak dapat disingkirkan. Sekalipun beberapa tumor jinak pada beberapa kasus memberikan gejala yang sama.

Tumor yang nyeri/ sakit bila ditekan menunjukkan proses peradangan atau bila tumor tersebut tumbuh mengenai reseptor saraf, biasanya nyeri/ sakit terlokalisasi di daerah tumor. Pada Mbak Nadia, sakit pada benjolan tersebut dapat menyebabkan pusing, lemas dan berkunang-kunang, perlu diteliti lagi keluhan tersebut dikarenakan benturan pada benjolan atau pada belakang kepala.

Untuk mengatasi nyeri/ pusing, tindakan temporal yang dapat dilakukan adalah dengan mengkonsumsi penghilang rasa sakit. Tetapi saran saya, Mbak Nadia tetap memeriksakan diri ke dokter terdekat dan menjelaskan tentang benjolan tersebut secara lebih mendalam. Semoga dapat membantu ya, mbak. Terima kasih. (WS) 

dr. Wita Sukmara, SpB

 

Kolom Dokter Kita diasuh oleh RS.Meilia Cibubur
Kirim pertanyaan Anda ke email : kesehatan@rol.republika.co.id



Redaktur : Miftahul Falah
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda
Para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasanya ketika saling berjumpa di hari Ied mereka mengucapkan: Taqabbalallahu Minna Wa Minka (Semoga Allah menerima amal ibadah saya dan amal ibadah Anda)(HR Imam Ahmad dalam Al Mughni (3/294))