Hemodialisa Sebabkan Sakit Tulang Belakang?

Selasa, 15 Desember 2009 23:54 WIB
TANYA : Assamualaikum wr.wb dr Handrawan Nadesul. Pertama-tama kami ucapkan banyak terima kasih atas saran terdahulu, Akhir akhir ini sesudah menjalani terapi hampir 18 bulan, dengan terapi hemodialisa seminggu dua kali, Senin dan kamis. Kini istri saya malah terserang sakit tulang belakang yang parah. Dari penanggung jawab hemodialisa menganjurkan physioterapi, tetapi hasilnya malah kaki tidak bisa berdiri dan sekarang dalam keadaan berbaring berkepanjangan , kalau berdiri terasa sakit sekali keluhanya. Pertanyaanya yang ingin saya ajukan, berikut : Apakah yang menyebabkan serangan ke tulang belakang tersebut,dikarenakan penyuntikannya diselangkangan? apakah bisa disembuhkan sakit tulang belakang/ekor tersebut yang berakibat tidak bisa jalan dan berdiri? Apakah terjadi pengeroposan tulang dikarenakan Hemodialisa, sebab penyuntikannya selalu diselangkangan, hal itu disebabkan sewaktu pemasangan semino ditangan kirinya sekitar 3 bulan yang lalu. Ternyata gagal karena tangannya kurus sehingga nadinya terlalu kecil jadi jarum/alat penyedot darah tersebut hilang seiring sembuhnya operasi, akhirnya hasil operasi semino tersebut dianggap gagal. Kalau toh harus terus HD, paling tidak bisa berdiri dan berjalan kembali pengobatan apa yang harus dilakukan. Sekian dulu Dok, kami mengucapkan banyak terima kasih atas segala bantuannya semoga Allah SWT memberikan kesehatan dan umur panjang Amin ya Robbal alamien. Wassalamualaikum wr.wb. JAWAB : Assalamualaikum wr.wb. Kemungkinan apa penyebab nyeri tulang belakang, bisa dilihat dengan melakukan foto rontgen tulang belakang. Bila kelainannya terletak pada ruas tulang belakang, akan tampak jenis dan bentuk kelainannya seperti apa. Besar kemungkinan sebab ada pengeroposan ruas tulang belakang. Sering sebab osteoporosis, selain ada kemungkinan penyebab lain. Penusukan jarum pada daerah selangkangan bukan penyebab osteoporosis atau gangguan tulang belakangnya.
Untuk terapi gangguan tulang belakang, tentu melihat hasil pemeriksaan foto rontgen tulang belakang. Apabila hasilnya belum menemukan penyebabnya, perlu dilakukan pemeriksaan pencitraan dengan MRI (magnetic resonance imaging) yang dapat melihat jaringan lunak seperti saraf yang diduga terjepit oleh kerusakan ruas tulang belakang yang terjadi. Dari hasil pemeriksaan MRI baru dapat diputuskan untuk melakukan koreksi apa. Soal kesembuhan tulang belakangnya, tergantung apa penyebabnya, dan seberapa parah kerusakan atau gangguan ruas tulang belakang yang sudah terjadi. Wassalamualaikum wr.wb.
Redaktur:


1167 reads

Isi Komentar





atau login dengan Mahaka ID Anda