Selasa, 1 Rabiul Awwal 1436 / 23 Desember 2014
find us on : 
  Login |  Register

Penyebab Tubuh Pegal & Lemas

Rabu, 27 Mei 2009, 23:15 WIB
Komentar : 0
TANYA :
 
Assalamualaikum wr wb. Dokter, saya seorang pria umur 34 tahun sudah berkeluarga. Yang ingin saya tanyakan, saya sering sekali merasakan badan lemas seperti tak bertenaga. Juga badan terasa pegal-pegal padahal saya bukan pekerja keras (seperti angkut barang dll).

Jika naik tangga mau ke lantai dua kaki kaki lemas dan tidak kuat. Hal seperti ini sudah berjalan sekitar satu tahun tapi hanya kadang-kadang atau kumat-kumatan kalau istilah jawa. Saya mohon penjelasan dari dokter dan juga solusinya.
 
Sebelumnya saya ucapkan terima kasih. Wassalamualaikum.wr.wb

Alim S- alxxxxxxx@xxxxxxxx.co.id

JAWAB :

Assalamualaikum Saudara Alim Susanta. Ya, keluhan lemas dan pegal bukan cuma satu penyebabnya. Tentu perlu diperiksa untuk mendapatkan tambahan gejala, dan temuan dari fisik demi mencapai sebuah diagnosis. Paling sering disebabkan anemia (kurang darah), kalau bukan kekurangan vitamin (khususnya group vitamin B).

Hal lain, bisa juga sebab kurang bergerak badan, jika menu harian lengkap dan memadai porsinya. Bukan tak mungkin ada kencing manis, jika ada turunan untuk itu. Kalau mencurigai diabetes melitus, sebaiknya periksa darah di laboratorium saja untuk melihat kadar gula dalam darah.

Tidak mudah melacak penyebab lemas dan pegal. Dugaan saya pada Anda lebih sebab menu harian yang kurang lengkap. Maka tambahkan dengan vitamin B dan perhatikan menu harian yang lebih lengkap segala suka, jangan banyak pantang ini-itu. Coba nanti kita lihat bagaimana hasilnya. Semoga bermanfaat. Wassalamualaikum. dr Handrawan Nadesul
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka."((Hujuraat 49:11) )
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Ini Alasan Menteri Agama Terkait Lahirnya RUU PUB
JAKARTA -- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menjelaskan lima hal yang menjadi bagian dari lahirnya Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Umat Beragama (PUB). Pertama,...