Senin, 15 Rajab 1436 / 04 Mei 2015
find us on : 
  Login |  Register

Lebih Bagus Investasi di Reksadana atau di Emas?

Senin, 11 Juli 2011, 17:19 WIB
Komentar : 0
rumahuang.com
Ilustrasi
Ilustrasi

Pertanyaan:

Mana yang lebih bagus, investasi di reksadana atau di emas?

Bayu, Jakarta

 

Jawaban:

Investasi terbaik adalah investasi yang terdirverfsifikasi, alias tersebar untuk mengurangi risiko investasi. Jadi, mana yang lebih bagus apakah investasi di emas atau reksadana? Yang paling bagus adalah kalau punya keduanya, invest di emas, juga reksadana.

Tapi, kalaupun dana terbatas, maka bisa dipertimbangkan bahwa reksadana bisa memberikan potensi keuntungan yang lebih besar, namun juga punya risiko penurunan harga yang lebih besar daripada emas. Jika dapat memilih reksadana dengan baik, maka bukan tidak mungkin bisa menikmati keuntungan yang lebih besar daripada invest emas.

Namun jika kurang jeli memilih reksadana yang dibeli, maka kerugiannya juga bisa lebih besar dibandingkan investasi pada emas. Jika memilih emas sebagai alat investasi, tidak perlu repot lagi memilih. Emas apapun harganya sama saja, tapi akan lebih baik jika emasnya dalam bentuk emas batangan, bukan emas perhiasan.

Lalu, di antara keduanya, emas dan reksadana, mana yang lebih jelek? Yang lebih jelek adalah kalau cuma mempertimbangkan saja di antara keduanya, lalu tidak berinvestasi sama sekali.

Selamat berinvestasi…!

 

 


Konsultasi keuangan keluarga diasuh oleh Ahmad Gozali, perencana keuangan pada Safir Senduk & Rekan. Kirimkan pertanyaan Anda ke askgoz@rol.republika.co.id.





www.ahmadgozali.com


@ahmadgozali

 

 

Redaktur : Johar Arif
Dari Tsauban Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melaknat/mengutuk orang yang menyuap, yang menerima suap dan orang yang menghubungkan keduanya.” ([HR. Ahmad dalam bab Musnad Anshar radhiyallahu ‘anhum])
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
'Penghargaan Bukan Dibanggakan Tapi untuk Berbuat Lebih Baik'
JAKARTA -- Nurdin Abdullah sangat mengapresiasi penghargaan Tokoh Perubahan Republika 2014 yang didapatnya. Bupati Bantaeng ini sangat berterimakasih kepada Republika atas award yang...