Selasa, 7 Zulqaidah 1435 / 02 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Resensi Buku Antologi Menanti Buah Hati

Kamis, 19 April 2012, 17:35 WIB
Komentar : 0
Women Script & Co
Cover Buku
Cover Buku "Ya Allah, Beri Aku Satu Saja..."

Tidak disangka, pada saat kehidupan pernikahanku dengan suami di dalam kepurukan, Tuhan memberikan karunia yang 11 tahun sudah aku idam-idamkan. Aku dinyatakan positif hamil 10 minggu oleh dokter. Tuhan, aku memang merindukan kehadiran buah cintaku dengan suami, tapi kenapa harus Kau berikan karunia itu di saat hidupku hancur? Di kala suamiku sedang menjalani dua tahun masa kurungan di penjara.  

Penulis: Pipit Setiafitri

Hasil Laparoskopi menunjukkan bahwa aku terkena tumor ovarium. Aku syok dengan diagnosis dokter tersebut, apalagi selama ini aku tak mendapati gangguan siklus haid. Dokter menjelaskan bahwa tumor di ovarium ini neoplastik yang tak ganas, jadi memerlukan tindakan pengangkatan tumor.

Aku pasrah saja dengan keputusan dokter, karena yang ada dalam benakku adalah keinginan untuk bisa punya anak lagi. Suamiku mendukung keputusanku.

Tibalah saatnya operasi. Alhamdulillah semua berjalan lancar. Suamiku tampak cemas, namun dialah yang mengurusi semua perlengkapan dan kebutuhanku. Kutahu ia masih mencintaiku, hanya saja mungkin ia pernah khilaf karena keputusasaannya untuk bisa mendapatkan anak lagi dariku.

Penulis: Viana Akbari


Tulisan-tulisan di atas merupakan salah satu kisah nyata dari buku “Ya Allah, Beri Aku Satu Saja.. Tutur Jujur Para Pendamba Momongan”. Buku yang berkisah tentang pengalaman suka duka, menunggu hadirnya buah hati dalam sebuah pernikahan.

Buku yang ditulis oleh 20 orang penulis wanita ini, dijamin akan menguras emosi dan air mata. Pembaca pun akan ikut larut dalam serangkaian kisah jujur yang kami tuturkan. Dilengkapi dengan ulasan medis dari setiap permasalahan yang ada dalam setiap kisahnya.

Semoga buku ini kelak akan memberikan manfaat dan inspirasi bagi para pembacanya. Karena buku ini dipersembahkan bagi pasangan yang masih menanti kehadiran buah hati. Harapan itu selalu ada pada setiap ikhtiar yang kita upayakan. Juga, untuk para orang tua yang telah merajut cinta bersama buah hatinya. Bersyukurlah, amanah itu kini sudah berada di dalam buaian.

Buku ini memberikan pemahaman pada kita, bahwa Allah mengabulkan doa dan harapan, selalu pada saat yang tepat. Saat seluruh upaya telah dikerahkan. Saat kita sebagai manusia berada pada titik maksimal kepasrahan pada Allah SWT. Saat tak ada lagi kekuatan yang kita harapkan, selain kekuatan dan kekuasaan-Nya.

Tertarik untuk membaca dan memiliki?

Buku ini telah tersedia di toko-toko buku besar di kota Anda. Diterbitkan oleh Qultum Media, Jakarta. Terbit bulan Desember 2011. 

Harga Rp 39.000,00



Rubrik ini bekerja sama dengan komunitas penulis perempuan
Women Script & Co
womenscriptnco@gmail.com

@womenscriptco


Redaktur : Miftahul Falah
Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)((QS ar-Rum: 41))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar