Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Sejarah Berdirinya Veloz Community (Velozity)

Senin, 07 Januari 2013, 09:43 WIB
Komentar : 0
Velozity
Kopdar perdana Velozity.

Dunia otomotif semakin hari kian berkembang. Perubahan tersebut terutama pada kecintaan terhadap pengetahuan di dalamnya, mulai dari seputar mesin, modifikasi, hingga ke arah "Smart Driving".

Berawal dari thread khusus pada salah satu situs forum ternama di pertengahan November 2011, mengenai kabar peluncuran salah satu produk dari Toyota All New Avanza Veloz. Lalu, lahirlah Velozity (Veloz Community) sebagai wadah forum untuk berkomunikasi bagi para pengguna dan pencinta Toyota All New Avanza Veloz. Di forum inilah terjadi ajang tukar pikiran mengenai produk Toyota, yang spesifikasinya berada di atas kelas Avanza.

Tepatnya tanggal 3 Maret 2012, Velozity dideklarasikan di Jakarta. Untuk lebih memantapkan eksistensinya, maka para Velozer (demikian panggilan untuk anggota komunitas ini) mengadakan Kopdar (kopi darat).

Kopdar perdana berlangsung pada tanggal 7 April 2012, dengan mengambil lokasi di Parkir Timur Senayan Jakarta. Pada kesempatan tersebut, dilakukan pembentukan kepengurusan Velozity untuk periode pertama (2012-2014).




















Berikut ini susunan kepengurusan Velozity periode pertama (2012-2014):

Dewan Penasihat: David Wirjanto, Yulianto Pratama

Ketua Umum: Joshua E. Lesmana

Sekretaris Jenderal: Ardie Lazzuardi Pratama

Bendahara Umum: Harlie Rahmadanie

Seksi Humas: Nur Sumirat
Seksi Keanggotaan: Soegeng Santoso
Seksi Event/Acara: Muhrijal Ali, Henry Hutomo Christy, Purwanto
Seksi Dokumentasi: Yan Arbi
Seksi Logistik dan Umum: Didy Soenaryadi, Januar Rachmanto
Seksi Litbang: I Wayan Yardhana


Salam Velozity

Rubrik ini bekerjasama dengan Veloz Community
Website: www.velozity.org
Email: info@velozity.org | Milist: velozity-subscribe@yahoogroups.com


Fanpage

Group

@velozcommunity

Redaktur : Miftahul Falah
1.734 reads
Rasulullah SAW melarang membunuh hewan dengan mengurungnya dan membiarkannya mati karena lapar dan haus.((HR. Muslim))
FOTO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...