REPUBLIKA.CO.ID,The Soetanto Effect (STE) by The Soetanto Method (STM) merupakan salah satu teknik belajar yang mampu memengaruhi mahasiswa Waseda University di Jepang.
Teknik belajar ini dilakukan dengan cara memotivasi mahasiswa untuk mendorong mereka dari yang semula malas balajar manjadi terpacu untuk belajar giat. Bahkan ada mahasiswa yang memiliki cacat tubuh mampu mencapai nilai terbaik. Cara ini menjadikan Waseda University juga sebagai The Best Private University in Japan.
Prof Ken Kawan Soetanto adalah orang Indonesia yang berhasil mengembangkan sistem pengajaran ini. Ia terpilih sebagai Chairman of the Waseda Global Innovation Symposium (WGIS) 2012. Acara yang mengangkat tema “Motivational Education: Field Report to Bring Change in People’s Mind” ini sekaligus memabawa harum nama Indonesia di mata Internasional. WGIS 2012 terselenggara atas kerja sama tiga Institut Pendidikan, yaitu Waseda University, Human Resource Institute, dan Australia Culture Institute.
Tehnik pengajaran Prof Ken Kawan Soetanto telah mendapatkan apresiasi mendalam dari Para Pendidik Jepang. Menurut mereka “no one in the world could have the outcome of education that makes change in people mind”
Profesor yang berhasil meraih empat gelar doktor dalam bidang Rekayasa, Kedokteran, Farmasi Sains dan Pendidikan ini, merupakan salah satu Dewan Penasehat Ikatan Ilmuwan International. Saat ini juga beliau menjabat sebagai anggota fellow Society Acoustic of America, The American Institute of Ultrasound in Medicine, anggota senior the Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE), serta mendapat kepercayaan sebagai penasihat dalam Kementerian Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang untuk Visi Pemerintah Inisiatif Jepang abad ke-21.
Penulis: Perhimpunan Pelajar Indonesia Jepang

Rubrik ini bekerja sama dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia