Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Pelukan Orang Tua Berarti Besar Lho

Kamis, 20 Desember 2012, 21:39 WIB
Komentar : 0
sheknows.com
Anak butuh dipeluk orangtuanya/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Setiap orang tua tahu kalau anak-anak suka mendapatkan pelukan. Ekspresi cinta sederhana ini sangat berarti di hati anak-anak. Ini dikenal sebagai teori kasih sayang.

Teori kasih sayang menunjukan hubungan emosional antara pemberi kasih sayang dan anak. Hubungan yang melibatkan perhatian dan rasa aman ini membuat anak merasa aman dan terlindungi. Perlindungan kasih sayang dengan orang yang memberi kasih sayang (orang tua) memberikan keterkaitan emosi yang kuat. Juga berpengaruh pada psikogis dasar anak di kehidupannya.

Psikolog John Bowly menggambarkan, kasih sayang sebagai keterhubungan yang abadi antara psikologis abadi antara manusia. Ia menemukan bahwa anak-anak yang mendapatkan perlindungan dan rasa aman dari orang tuanya saat kecil, akan memiliki karakter yang lebih baik saat besar. Seperti memiliki rasa percaya yang tinggi, memiliki kemampuan akademik yang baik, dan kemampuan untuk mengatasi kesulitan. Selain itu juga anak lebih bisa mengatur emosi dari dorongan perasaannya dan memiliki hubungan yang baik dengan orang tua dan orang lain.

Tahun 1988 Vera Bowly mendukung dari riset John Bowly. Dia menemukan bahwa rasa aman yang didapatkan anak-anak ketika tumbuh akan meningkatkan kemampuan anak. Diantaranya anak bisa mencapai potensi intelektual penuhnya dan mampu berpikir logis. Anak juga mampu mengembangkan hati nuraninya, menjadi lebih mandiri, mampu mengatasi stres dan frustasi, mampu menangani rasa takut dan khawatir serta mampu mengembangkan hubungan dimasa depannya. Penelitian ini menunjukkan anak lebih mampu berkonsentrasi, dan karena itu belajar lebih efektif dan lebih sukses.


Rubrik ini bekerjasama dengan PT MindChamps Indonesia


Pre-school Parenting Secrets
TALKING WITH THE SKY
By Brian Caswell and David Chiem
In collaboration with Kylie Bell

Redaktur : M Irwan Ariefyanto
Sumber : Mindchamps
2.062 reads
Barang siapa yang mentaatiku berarti ia telah mentaati Allah, dan barang siapa yang mendurhakai perintahku, maka berarti ia telah mendurhakai Allah. Barang siapa yang mematuhi pemimpin berarti ia telah mematuhiku dan barang siapa yang mendurhakai pemimpin berarti ia telah mendurhakaiku(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...