Kamis, 24 Jumadil Akhir 1435 / 24 April 2014
find us on : 
  Login |  Register
  • Di Taman Surapati

    Di Taman Surapati

  • Di Taman Surapati

    Di Museum Jenderal Besar AH Nasution

  • Di Taman Surapati

    Di Museum Perumusan Naskah Proklamasi

  • Di Taman Surapati

    Di Masjid Cut Meutia

  • Di Taman Surapati

    Di Museum Juang \'45

  • Di Taman Surapati

    Di Gedung Eks Imigrasi

Di Taman Surapati Di Taman Surapati Di Taman Surapati Di Taman Surapati Di Taman Surapati Di Taman Surapati

In Picture: Jelajah Taman Kota Komunitas Historia dan Jakarta Heritage

Rabu, 22 Februari 2012, 12:11 WIB

Komunitas Historia Indonesia (KHI) dan Jakarta Heritage Community (JHC) menggelar "Jakarta Heritage Trails: Menjelajah Taman Kota Pertama di Indonesia - Menteng" pada hari Minggu (19/2/2012).

Pada program yang didukung oleh Museum Juang '45 dan Museum Perumusan Naskah Proklamasi itu para peserta diajak menelusuri gedung-gedung tua, kota hunian, dan taman tertua di Indonesia, jalan dan gang-gang tua, serta museum di kawasan bersejarah dan budaya di Jakarta yang menjadi milik bangsa sebagai warisan dunia.

Kegiatan jalan-jalan sambil mengenal sejarah dan budaya ini menempuh perjalanan sejauh kurang lebih 3 kilometer. Peserta berkumpul sekitar pukul 07.00 WIB di meeting point Museum Juang '45, Jalan Menteng Raya 31, Jakarta Pusat.

Acara dilanjutkan dengan acara utama, yakni "Walking Tour"mengunjungi tempat-tempat bersejarah, meliputi Museum Juang '45, Masjid Cut Meutia, Gedung Eks Imigrasi, Museum Jenderal Besar AH Nasution, Rumah Adolf Heuken (penulis Historical Sites of Jakarta), Taman Suropati dan Patung-patung ASEAN, Gedung Bappenas RI dan Rumah Laksamana Tadashi Maida (yang kini Museum Perumusan Naskah Proklamasi). Perjalanan berlangsung sekitar 4 jam hingga pukul 12.30 WIB.



Rubrik ini bekerja sama dengan komunitas Historia
www.komunitashistoria.org

@IndoHistoria










Redaktur : Johar Arif
FOTO SEBELUMNYA
FOTO TERPOPULER
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar