Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Gambar Abstrak Itu Menarik. Caranya?

Rabu, 23 Januari 2013, 16:32 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA – Menggambar itu tak selalu objek yang rumit. Benda-benda di sekeliling kita juga bisa menjadi objek gambar yang menarik. Benda-benda ini akan terlihat artistik jika digambar dengan teknik yang benar. Kalau mau menggambar abstrak belajar pada ahlinya yang satu ini. Nona Kumis dari komunitas Gambar Selaw.

Menurut Nona, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menggambar abstrak. Nana menyebut aliran abstrak ini sebagai Dark Absurd. Nona biasa menggambar dengan teknik arsiran. Buat Nona teknik arsiran ini menarik untuk digarap. Teknik arsiran ini ditekuni Nona sejak ia bergabung dengan Gambar Selaw. Biasanya Nona menggambar dengan menggunakan tinta cina.

Yang pertama harus dilakukan sebelum menggambar adalah menentukan objeknya. Cara paling mudah adalah cari benda-benda yang menarik disekeliling kita. Setelah itu buat sketsa dari objek yang ingin digambar. Setelah sketsa selesai, beri kuasan tipis dengan menggunakan tinta cina sebagai dasarnya. Jangan terlalu tebal untuk warna dasarnya, agar warna dasar tidak terlalu dominan. Setelah memberi dasar, kuasan pertama adalah pemberian shading gambar. Ini untuk memperlihatkan gelap terang gambar. Sehingga gambar menjadi lebih hidup. Setelah pemberian shading sudah dirasa cukup selanjutnya adalah pemberian garis-garis sebagai penegas gambar. Ini berfungsi agar gambar mempunyai dimensi. Nona biasa menggunakan glowing pen untuk membuat garis dimensi ini. Dan gambar sudah jadi deh.

Menurut Nona, jangan pernah takut untuk menggambar. Juga jangan pernah takut untuk salah. Setiap orang punya aliran sendiri dalam menggambar. Terus saja berfokus pada aliran gambar yang kalian minati. Menggambar itu butuh kesabaran. Dan jadikan ini sebagai tantangan.

Rubrik ini kerjasama ROL dengan Komunitas Gambar Selaw

Reporter : Niken Paramitha Wulandari
Redaktur : M Irwan Ariefyanto
2.432 reads
Sesungguhnya Allah SWT mengampuni beberapa kesalahan umatku yang disebabkan karena keliru, karena lupa, dan karena dipaksa (HR Ibnu Majah, Baihaqi, dan lain-lain)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...