Wednesday, 7 Jumadil Awwal 1439 / 24 January 2018

Wednesday, 7 Jumadil Awwal 1439 / 24 January 2018

Ibu-Ibu di Rumah Amalia Ubah Limbah Jadi Produk Kreatif

Kamis 28 December 2017 11:11 WIB

Red: Hazliansyah

Ibu-ibu di Rumah Amalia diajak membuat produk kreatif dari barang-barang bekas

Ibu-ibu di Rumah Amalia diajak membuat produk kreatif dari barang-barang bekas

Foto: ist/rumah amalia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Yayasan Rumah Amalia kembali menggulirkan program dalam meningkatkan dan pengembangan potensi masyarakat. Melalui program Kreativa, kali ini Rumah Amalia mengajak ibu-ibu mendaur ulang sampah menjadi barang-barang yang memiliki nilai ekonomis.

Barang-barang seperti sedotan, kantong kresek, koran, botol bekas, kertas koran hingga kulit jagung, melalui proses keatif dijadikan hiasan seperti bunga-bunga yang indah hingga boneka lucu.

“Biasanya kan ibu-ibu bingung mau ngapain setelah mengantar anaknya sekolah. Nah sambil nunggu, akhirnya kita buat program ini. Mengerjakan hal-hal kreatif ini,” ujar Ketua Program Kreativa Rumah Amalia, Ida Ayu Rofiqoh, Rabu (27/12) kemarin.

Karena peminatnya cukup banyak, Ida mengatakan, program ini dibagi dalam tiga kelompok. Dimana masing-masing kelompok mendapat kesempatan satu kali setiap pekannya. Yakni setiap hari Selasa, Rabu dan Kamis.

Mengerjakan ini pun tidak terlalu sulit. Namun dibutuhkan ketelitian dan juga ketelatenan yang cukup.

Ida mengatakan, hasil hiasan-hiasan kreatif ini kemudian dipasarkan secara daring. Bahkan tidak sedikit perusahaan yang memesan untuk dijadikan hiasan di meja kantor.

“Pada dasarnya, barang yang kami butuhkan untuk bahan dasar sangat mudah didapat. Jadi modal yang dikeluarkan pun tidak banyak, paling hanya untuk membeli lem atau kawat. Harganya pun tergantung kerumitan saat membuat karya tersebut,” ujar Ida.

Bahkan tidak sedikut pula ibu-ibu yang mendapatkan pesanan secara pribadi. Baginya, hal tersebut merupakan salah satu hasil positif yang bisa dirasakan ibu-ibu sekitar Rumah Amalia.

“Kegiatan ini juga untuk mempererat silahturahmi. Jadi bukan hanya belajar, tapi memberikan hal positif bagi para ibu,” ujarnya.

Tidak jarang pula ibu-ibu yang memanfaatkan waktu berkumpul ini untuk berdiskusi permasalahan keluarga dan anak. Seperti diketahui, Rumah Amalia adalah yayasan yang fokus pada pengembangan anak dan keluarga.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA