Kamis , 26 October 2017, 18:05 WIB

Mapagama Jelajahi Gunung Inerie di Flores

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Hazliansyah
Universitas Gadjah Mada.
Universitas Gadjah Mada.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Tim Mahasiwa Pencinta Alam Universitas Gadjah Mada (Mapagama) melaksanakan pendakian ke Gunung Inerie yang ada di Flores. Ekspedisi menjelajahi gunung berjuluk Piramida Alam bertajuk Gladimadya Tanah Bajawa.

Ekspedisi berlangsung selama tiga pekan, dimulai sejak 16 Oktober sampai 5 November 2017 mendatang. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari pendidikan tingkat lanjut yang dilaksanakan Divisi Gunung Hutan Mapagama.

Sekretaris Mapagama, Andoyo Respati F mengatakan, dalam kegiatan kali ini Mapagama melakukan pendakian Gunung Inerie. Gunung itu memiliki ketinggian mencapai 2.245 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Dengan ketinggian itu, Gunung Inerie merupakan gunung berapi tertinggi yang ada di Flores. Ekspedisi ini sendiri diikuti tujuh anggota muda dari Divisi Hutan Gunung Mapagama.

"Pendakian dilakukan dari sisi barat melalui Kampung Watu, yang merupakan kampung tradisional di Pulau Flores dan turutn melalui Desa Watumeze," kata Andoyo, Rabu (25/10).

Dalam ekspedisi ini, tim Mapagama berhasil melaksanakan kegiatan penelitian di Kampung Bena yang memiliki 9 suku. Selain itu, mereka melakukan kegiatan pengabdian masyarakat dan pendidikan lingkungan di SD Negeri Bena.

Mereka yang ikut ekspedisi di antaranya Hanif Nur Hassan (Kesehatan 2015), Ajun Evy Nugraha (Teknik Mesin 2016), Deswita Ayu (Antropologi 2017), Alfia Municha (Sastra Prancis 2017), dan Sheila Fita (Filsafat 2015).

Mereka didampingi dua anggtota senior Mapagama yaitu Ria Verentiuki (Pariwisata 2015) dan Michael Warren Akyuwen (Hukum 2015).