Jumat , 13 October 2017, 06:26 WIB

Al Azhar Pejaten Sukses Gelar 'Alpen Insouth 2017'

Red: Hazliansyah
dok: Alpen Insouth
Grup musik RAN tampil di acara penutupan
Grup musik RAN tampil di acara penutupan "Alpen Insouth"

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- SMA Al-Azhar 2 Pejaten sukses menggelar ajang kompetisi olahraga dan seni bertajuk "Alpen Insouth". Acara closing ceremony pun digelar pada Sabtu (7/10) kemarin dengan menghadirkan bintang tamu grup musik "RAN".

Kepala Sekolah SMA Al Azhar 2 Pajaten, Abdullah mengatakan, rangkaian kegiatan "Alpen Insouth" berupa kompetisi olahraga futsal, basket, tari tradisional, pameran dan bazar, pentas seni dan acara puncak kemarin merupakan wadah pendidikan bagi siswa. Memberi fasilitas kepada para murid untuk dapat lebih mengembangkan potensi diri, menyalurkan daya juang para siswa yang kompetitif.

"Serta mengembangkan bakat dan talenta serta menyeimbangkan kemampuan intelektual, emosional, spiritual dan sosial melalui kegiatan-kegiatan yang bersifat positif," ujar Abdullah.

Ia berharap melalui kegiatan ini SMA Islam Al Azhar 2 Pejaten dapat terus memberikan sumbangsih kepada dunia pendidikan yang positif. Sehingga bisa ikut serta dalam pembinaan karakter dan pengembangan bakat siswa.

“Kedepan kami kembali akan memikirkan upaya yang lebih baik lagi, terkait dengan pengembangan bakat dan tentunya pembinaan karakter kepada para siswa, Sehingga para siswa dapat mengembangkan potensi diri dengan baik melalui kegiatan yang positif,” tegas Abdullah.

Sementara ketua penyelenggara Insouth, M Ciro Danuza, mengatakan, moto Insouth adalah Manifestation of the Eccentric Psyche yang bertujuan untuk memberikan pemahaman bahwa menjadi berbeda tidak selalu merupakan hal yang buruk.

"Selain itu, kegiatan ini diharapkan memberikan dorongan untuk dapat mengekspresikan perbedaan itu menjadi hal yang positif melalui kegiatan kompetisi yang kreatif dan sportif," kata Ciro.

Para personal RAN sendiri mengaku antusias bisa bermain di ajang "Alpen Insouth". Menurutnya tampil di acara pensi SMA selalu memberi pengalaman yang berbeda dibanding tampil di televisi.

"Kalau pensi main live. Kalau di acara TV itu gak live kadang, terus songlist-nya gak sebanyak di pensi kalau di TV," ujar Asta "RAN" yang diamini dua rekannya, Rayi dan Nino.  

Berita Terkait