Selasa , 04 April 2017, 20:42 WIB

AMIK BSI Tegal Dukung Gerakan Anti-Narkoba

Red: Irwan Kelana
Dok BSI
Mahasiswa AMIK BSI Tegal sebagai relawan anti narkoba.
Mahasiswa AMIK BSI Tegal sebagai relawan anti narkoba.

REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL -- Pimpinan AMIK BSI Tegal Warjiyono mendukung langkah Badan Narkotika Narkoba Provinsi (BNNP) Kota Tegal dalam menYosialisasikan gerakan anti narkoba di kalangan remaja, terutama  mahasiswa.

Dukungan ITU  berupa kerja sama yang dilakukan oleh UKM Komando AMIK BSI Tegal dengan BNNP kota Tegal dengan menyelenggarakan seminar dan sosialisasi anti narkoba kepada ratusan mahasiswa AMIK BSI Tegal. Acara itu diadakan di Aula Kampus AMIK BSI Tegal, Jaw Tengah, Jumat (31/3/2017).

Seminar dan sosialisasi yang mengusung tema "Mewujudkan Generasi Bangsa yang Bebas dan Bersih dari Bahaya Penyalahgunaan Narkoba" dibuka langsung oleh Pimpinan AMIK BSI Tegal, Warjiyono.
 
Warjiyono menjelaskan, seminar tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengembangan kebijakan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN)  di lingkungan pendidikan yang melahirkan relawan anti narkoba.

Perwakilan BNNP Kota Tegal  Nasrudin  Sag, MM  yang tampil  sebagai pembicara seminar tersebut menyampaikan berbagai jenis serta bahaya narkoba. Nasrudin mengemukakan, untuk kelompok remaja perlu ada  pendekatan khusus untuk upaya pencegahan narkotika, “Kelompok ini proses pencegahannya itu berbeda dengan yang lain. Misalnya perlu adanya pendekatan secara emosional terhadap remaja pada era  sekarang ini,” paparnya.

Nasrudin menyebutkan, banyak cara yang telah dilakukan BNN Kota Tegal untuk mengantisipasi dan mengurangi penyebaran pemakaian narkoba di kalangan pelajar dan mahasiswa, Langkah-langkah tersebut misalnya sosialisasi, brosur brosur, stiker dan lain lain.

“Pertama,  lindungi dulu keluarga dari pengaruh pergaulan dan perhatian  dalam bentuk penyampaian secara baik baik.  Yang kedua,  di kalangan teman kuliah, sekolah atau istansi terkait, perlu penyampaian atau sosialaisasi terkait dalam hal yang sama,” pungkas Nasrudin.