Jumat , 22 September 2017, 19:03 WIB

Seminar Motivasi AMIK BSI Tegal Hadirkan Duta Wisata

Red: Irwan Kelana
Dok BSI
AMIK BSI Tegal menggelar Seminar Motivasi 2017.
AMIK BSI Tegal menggelar Seminar Motivasi 2017.

REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL -- AMIK BSI Tegal menghadirkan Duta Wisata Kota Tegal pada kegiatan Seminar Motivasi (Semot) 2017 yang digelar di Aula kampus AMIK BSI Tegal, Jalan Sipelem nomor 22, Tegal Barat, Ahad (17/9).

Riki Supriyadi dan Winda Anggraeni -- Duta Wisata kota Tegal yang hadir pada kegiatan yang bertemakan ‘Aku BSI Aku Indonesia’ ini -- memberikan motivasi kepada mahasiswa baru AMIK BSI Tegal tahun akademik 2017/2018.

Riki memaparkan,  masa muda merupakan hal yang paling berharga dalam mengembangkan kemampuan untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Oleh karenanya, gunakan masa muda dengan kegiatan-kegiatan positif. Sebab,  masa muda tidak akan kembali untuk yang kedua kalinya.

“Jangan pernah menyerah dalam meraih cita-cita yang diimpikan. Perlu kerja keras, semangat, optimisme dan berpikir positif untuk meraihnya dan jangan pernah takut dengan kegagalan,” kata Riki.

Pimpinan AMIK BSI Tegal Warjiyono menyambut antusias kedatangan kedua duta tersebut. Apalagi keduanya merupakan mahasiswa aktif AMIK BSI Tegal.

“Kehadiran Riki dan Winda ini sangat baik sekali bagi mahasiswa aktif AMIK BSI Tegal. Sebagai Duta Wisata Kota Tegal, keduanya  dapat memberikan motivasi dan inspirasi kepada adik kelas (mahasiswa baru AMIK BSI Tegal) untuk selalu berusaha memaksimalkan kemampuan yang dimiliki dan menjadi sumber daya manusia yang berkualitas,” kata Warjiyono.

Menurutnya, pengalaman yang dibagikan kepada seluruh mahasiswa baru AMIK BSI Tegal ini sangat bermanfaat untuk memberikan dampak positif bagi pengembangan kemampuan maupun percaya diri mahasiswa baru AMIK BSI Tegal.

“Kami berharap, melalui kegiatan Semot ini, mahasiswa baru AMIK BSI Tegal dapat lebih siap untuk memasuki dunia kampus. Juga,  dapat merencanakan masa depannya dengan semangat, optimisme dan lebih mandiri untuk dapat bersaing dengan sumber daya manusia dari kampus-kampus lain,”  ujar Warjiyono.

Kegiatan ini juga menghadirkan BNN kota Tegal untuk memberikan penyuluhan mengenai bahaya obat-obat terlarang.