Kamis , 24 Oktober 2013, 07:54 WIB

Suriah Bebaskan Tahanan Wanita

Red: Julkifli Marbun
NEW YORK TIMES
Pengungsi Suriah di Lebanon mengelilingi tungku untuk menghangatkan diri.
Pengungsi Suriah di Lebanon mengelilingi tungku untuk menghangatkan diri.

REPUBLIKA.CO.ID, DAMASKUS -- Pemerintah Suriah membebaskan 10 tahanan wanita yang dituduh membantu pihak oposisi.

Pembebasan ini merupakan gelombang pertama dari 126 wanita yang akan dibebaskan sebagai langkah terakhir pertukaran tahanan dan sandera, kata para aktivis.

Pembebasan para wanita itu merupakan tuntutan utama para penyandera di utara Suriah yang menahan 9 warga Lebanon sebagai sandera selama 17 bulan.

Para sandera dan seorang pilot Turki, yang diculik di Lebanon, dibebaskan minggu lalu dalam sebuah neogisiasi yang dimotori Qatar.

"Mereka [para tahanan] dibebaskan malam tadi. Kami tidak tahu apakah akan ada lagi yang dibebaskan hari ini atau nanti, atau hanya itu saja. Kami sedang menunggu," kata aktivis Syrian Observatory for Human Rights.

Suriah tidak memberikan pernyataan resmi mengenai pelepasan tahanan ini, dan juga tidak mengakui adanya pertukaran tahanan tersebut.

Sumber : The Guardian