Kamis , 26 April 2012, 16:20 WIB

Pasca Meletus, Aktivitas Gunung Lokon Kembali Meningkat

Red: Yudha Manggala P Putra
Gunung Lokon
Gunung Lokon

REPUBLIKA.CO.ID, MANADO - Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Bandung Surono mengatakan, aktivitas Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, kembali meningkat pascaletusan 24 April 2012.

"Hanya peningkatan kegempaan. Tidak peningkatan status ke awas level IV," kata Surono di Manado, Kamis. Dia mengatakan, pascapeningkatan aktivitas kegempaan, PVMBG Bandung telah melakukan koordinasi dengan Badan Nasional 

Penanggulangan Bencana (BNPB) Provinsi Sulawesi Utara dan BNPB Kota Tomohon serta jajaran terkait. "Koordinasi berjalan lancar dan semua jajaran terkait telah siap," katanya.

Sementara itu Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Lokon dan Mahawu, di Kakaskasen, Kota Tomohon, Farid Ruskanda Bina, membenarkan mulai terjadi peningkatan kegempaan.

Dia mengatakan, peningkatan kegempaan mulai terekam sejak dini hari hingga sekarang. "Kami belum bisa menghitung berapa frekwensi gempa vulkanik yang terekam di atas pukul 12.00 WITA hingga pukul 16.45 WITA. Tapi sudah cukup banyak," katanya.

Sementara itu, jajaran Kepolisian Sektor Tomohon Utara melakukan sosialisasi kepada warga yang bermukim di sekitar lokasi penambangan batu Kelurahan Kinilow I dan Kinilow, Kecamatan Tomohon Utara.

Permukiman ini termasuk daerah yang cukup dekat dengan kawah Tompaluan, Gunung Lokon, karena berada di radius bahaya 2,5 kilometer.

"Kami diberitahukan Pos Pengamatan Gunung Api satu jam lalu. Saat ini kami sudah menindaklanjutinya dengan melakukan sosialisasi di permukiman warga yang masuk radius bahaya. Pemerintah Kota Tomohon juga sementara bersiaga," kata salah satu anggota polisi.

Gunung Lokon dua hari lalu kembali meletus dan memuntahkan material debu vulkanik yang jatuh di permukiman sekitar kawah.

 

Sumber : Antara